Dero.NgawiKab.id – Dusun Tegal Duwur,Desa Dero, kecamatan Bringin, menggelar Musayawarah Dusun (Musdus) untuk menyerap pendapat dan keinginan warga terkait kegiatan tahun anggaran 2020, Jum’at (15/11/2019)malam.
Dusun Tegal Duwur merupakan Dusun yang terakhir yang melaksanakan musdus karena sebelumnya di tiga Dusun di wilayah desa dero sudah dilaksanakan musdus.

Musdus di Dusun Dero lor.

Musdus di Dusun Kaliwangon

Musdus di Dusun Dero Kidul.

Musdus ini merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan Desa, dimana hasil musyawarah dusun ini menjadi acuan bagi Pemerintah Desa dalam menentukan kebijakan pembangunan desa.Usulan-usulan warga, semuanya tertampung dalam musyawarah dusun ini, mulai dari Pelayanan sosial dasar (PSD) yang melingkup sosial, pendidikan dan layanan kesehatan, infrastruktur, ekonomi, sampai kegiatan-kegiatan yang bersifat kewargaan tercover untuk diajukan dalam musyarawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) Tahun 2019.

Musyawarah dusun ini dimulai pukul 20.00 WIB, bertempat dirumah Bapak Suparmin, cukup banyak usulan yang disampaikan oleh warga dalam rapat ini sehingga rapat berakhir pukul 22.00 WIB.
Hadir pada kesempatan ini kepala desa Dero Bpk Ariyadi,Bpd Dusun Tegal Duwur,perangkat desa,Ketua RT, RW,tokoh masyarakat dan para pemuda.acara musdus di pimpin oleh Kasun Tegal Duwur selaku pembawa acara.

Peserta musdus di Dusun Tegal Duwur.

Dalam sambutannya Kepala desa Dero Bpk Ariyadi menyampaikan banyak banyak terimakasih kepada warga dusun Tegal Duwur yang ikut menghadiri acara musdus ini,dan menghimbau kepada, para pemuda dan pemudi untuk ikut aktif dalam kegiatan musyawarah yang di adakan oleh desa maupun dusun agar para pemuda bisa memahami dan belajar berorganisasi kemasyarakatan karena pemuda pemudi adalah generasi penerus yang suatu saat bisa jadi calon pemimpin desa.

Tidak lupa juga beliau menekankan kepada semua Kasun dan perangkat desa lainnya serta Ketua Rt dan RW untuk aktif dalam kegiatan lingkungan,danDirinya berharap kepada semua warga untuk ikut bersama sama untuk membangun desa selagi masih ada kucuran dana dari pemerintah gunakan semaksimal mungkin dana tersebut guna untuk kemajuan desanya.(Wo)