Dero.NgawiKab.id – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ngawi membentuk Desa Anti Politik Uang.Sedikitnya ada Lima desa yang dibentuk oleh Bawaslu sebagai mitra pengawasan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di mana Ngawi menjadi salah satunya.

Adapun desa-desa tersebut di antaranya, desa Dero kecamatan Bringin, desa Babadan kecamatan Paron, desa Karang Tengah Prandon kecamatan Ngawi, desa bendo kecamatan padas, dan Desa Tawangrejo kecamatan Ngrambe.

Para peserta sosialisasi.

Dihadiri oleh Forkimcam Bringin, Kepala Desa dero beserta perangkat, Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat, Ketua Bawaslu Ngawi dan jajarannya, Jum’at (15/11/2019) bertempat di pendopo Kantor desa Dero mengadakan sosialisasi pengawasan partisipatif dan meresmikan Desa Dero menjadi Desa Anti Politik Uang. Ketua Bawaslu Ngawi,Abjudin widiyas nursanto, S.Sos mengatakan bahwa lima desa itu akan menjadi percontohan Desa Anti Politik Uang di Kabupaten Ngawi.

Sambutan dan penjelasan Ketua bawaslu Ngawi,”Abjudin widiyas nursanto, S.Sos

Desa-desa tersebut harus berkomitmen untuk menolak segala bentuk politik uang yang dapat mencederai demokrasi,” ujarnya.Pihaknya juga mengatakan bahwa selain memberikan pemahaman politik uang dan dampaknya, Bawaslu mengajak para warga desa untuk ikut serta melakukan pengawasan terhadap proses pemilu dan memberanikan diri untuk melapor kepada Bawaslu jika menemukan pelanggaran. (Wo)