DERO.NGAWIKAB.ID -Membuka akses desa ke dunia global, desa-desa di ngawi mulai memiliki website desa. website ini dibuat untuk mengoptimalkan pengembangan potensi di setiap desa.

Mendukung program tersebut, Dinas Kominfo Ngawi melaksanakan pelatihan pengisian konten website desa kesekian kalinya di ruang Command Center (4/12). Pelatihan ini sesuai jadwal dalam undangan resmi Kominfo Ngawi yang di share lewat Grub Telegram TIK.

Mohan, operator website dari Jururejo.

Pagi itu terlihat sekitar Tiga puluhan perangkat desa yang merupakan operator TI Desa terlihat serius memandangi laptop yang mereka bawa masing-masing. Mereka terlihat memandangi beragam laman situs resmi daerah. Seperti yang dilakukan Moh Sholikhan, operator asal Desa jururejo, Kecamatan Ngawi , mengaku tertarik ikut ambil bagian dalam pengembangan website desa ini. Selama ini,”Mohan, panggilan akrabnya sudah terbiasa menulis dan juga ia adalah staf kantor Desa Jururejo Kec Ngawi.

Bukan hanya Mohan yang tertarik. Semua peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan ini. Semangat untuk belajar tampak dari sikap mereka yang tak segan bertanya pada instruktur atau rekannya yang lebih paham TI. Sesekali, mereka juga melihat buku panduan yang dibagikan pedoman pengisian konten website desa.

Pak Noer, Wakil dr Kominfo Ngawi.

Mas Noer, yang mewakili Dinas Kominfo Ngawi yang membuka acara terssebut mengatakan ini merupakan bagian dari pengembangan smart kampung. Selain mengembangkan layanan publiknya berbasis TI, desa juga berkewajiban memanfaatkan TI untuk memasarkan potensi desanya.

Lewat pelatihan pembuatan website desa ini,Pak Noer berharap antusiasme aparatur pemerintahan desa muncul. “Desa ini perlu membranding dirinya. Desa perlu diperkenalkan, karena itu yang bisa menjembatani desa dengan pasar global,” harap Pak Noer.

Beliau dalam sambutannya menambahkan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM di Desa masing masing.Aparat desa, lanjut dia, tidak hanya harus mahir masalah administrasi desa, namun di tahun 2020 nanti harus bisa memanfaatkan TI untuk memajukan desanya.

Di sisi lain Nara Sumber, Sahru menjelaskan para aparat desa ini dilatih bagaimana mengisi artikel website desa. Para operator tersebut juga diajarkan bagaimana mengisi konten-konten yang ada. Mulai dari profil desa, kontak person yang bisa dihubungi hingga Toko UMKM yang berisi produk-produk olahan warga desa.

“Mereka juga diajarkan bagaimana membuat artikel yang menarik tentang desanya. Selain juga memproduksi foto-foto desa yang lebih menarik, juga kami ajarkan di sini,” jelas Sahru.

Baca Juga: Sekilas Profil Petugas Operator Website DESA DERO.