DERO.NGAWIKAB.ID – Semangat Gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Kaliwangon Desa Dero membuat hati terasa damai.Pemandangan seperti ini tentu sudah jarang ditemukan di perkotaan.Tua muda ikut bergabung melakukan gotong royong demi menjaga lingkungan alam mereka yang merupakan sumber kehidupan.

Gotong royong dan swadaya masyarakat dilakukan untuk mengetahui potensi masyarakat desa dalam pembangunan daerahnya, seberapa besar swadaya dari masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di daerahnya.Pembagunan yang dilaksanakan atas swadaya masyarakat menunjukkan bahwa kalau masyarakat desa mampu membangun daerahnya sendiri.

Berita Terkait :

Gambaran diatas, terlihat Minggu pagi(12/01)

Masyarakat Dusun Kaliwangon Desa Dero ramai-ramai berkumpul bersama melaksanakan kegiatan gotong royong secara swadaya memasang paving di jalan pintu masuk makam.

Sejak minggu pagi dengan berbagai alat seperti cangkul,angkong,palu dan lain sebagainya, dengan semangat bersama mewujudkan jalan paving pintu masuk makam yang sudah lama dinantikan masyarakat Dero terutama dusun Kaliwangon.

Sumber dana pembangunan jalan paving sekitar 8 meter ini adalah murni swadaya masyarakat dan di tambah bantuan dari Ariyadi selaku kepala desa Dero.Untuk pengerjaan pun semua dilaksanakan secara swadaya dan gotong royong.

Bakri, yang merupakan Ketua RT baru yang ikut dalam kegiatan, dengan logat bahasa jawa mengatakan” Iki kuburane dewe,dalane dewe, sopo maneh nek gak aku kowe ke sing ndadani kudu sing semangat kerja bhaktine,nek wes di dandani lan di paving dalan mlebu makom ora bakal embet,mulane ayo sing semagat dulur”

Kades Dero, BPD dan juga Kasun Kaliwangon ikut langsung dalam kegiatan gotong royong.

Tak Kenal Maka Tak Sayang Baca Juga:Sekilas Tentang Profil Operator Website Desa Dero.

Sementara itu Kepala Desa Dero yang juga ikut langsung dalam kegiatan mengatakan:

Kegiatan gotong royong atau kerja bakti seperti ini rutin kami laksanakan setiap satu bulan sekali di masyarakat kami yang dilaksanakan di masing-masing dusun yang ada di desa dero,” Ungkapnya.

Lanjut Ariyadi ,” Dan kegiatan ini adalah wadah pemersatu masyarakat agar tetap kompak dan guyub rukun selalu serta mendidik kita semua sebagai masyarakat agar mempunyai jiwa Mulat Sarira Hangrasa Wani, Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Angrungkebi,” yang mempunyai arti kita sebagai manusia yang hidup di lingkungan masyarakat harus Berani Mawas Diri, Merasa Ikut Memiliki, Wajib Ikut Menjaga kelestarian lingkungan,“Pungkas Ariyadi.