DERO.NGAWIKAB.ID – Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum atau yang di singkat HIPPAM merupakan salah satu wadah atau lembaga yang sah menurut perundangan dan peraturan pemerintah untuk menyelenggarakan dalam mengelola sistem penyediaan air bersih demi kepentingan masyarakat, serta bergerak di bidang jasa penyediaan air bersih dengan sistem yang telah ditentukan oleh pemerintah, dengan berorientasi pada kegiatan sosial dengan harapan benar-benar mampu memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan akan air minum yang bersih, aman, dan sehat.

Seperti di Desa Dero Kecamataan Bringin kabupaten Ngawi mulai tahun 2013 telah berdiri hippam yang mempunyai nama HIPPAM TIRTA BEJI dan hippam ini pengambilan sumbernya berasal sumber mata air sendang beji dekat waduk pondok desa gandong yang sampai sekarang sudah mempunyai 334 pelanggan yang mengalami kenaikan dari tahun 2018 hanya 266 pelanggan.Dan Pengguna Hippam Tirta Beji adalah masyarakat desa Dero yang tersebar di tiga dusun yaitu dusun Dero Lor,Dusun Kaliwangon dan Dusun Tegal Duwur.

Baca Juga : Sebagai Wujud Sinergitas Antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa,Sambangi Desa Binaan

Sebagai wujud transparansi atas pengelolaaan Hippam Tirta Beji tersebut,Jum’at 28/02/201 pada Pukul 19.30 WIB telah dilaksanakan laporan pertanggungjawaban pengurus bertempat di Pendopo Kantor desa Dero. yang dihadiri oleh Pengurus Hippam, Kepala Desa dan Perangkatnya, BPD, LPMD dan tokoh-tokoh masyarakat yang merupakan pengguna air hippam.

Acara ini di buka oleh Sukiman selaku sekretaris desa Dero, sebagai pembawa acara dan di lanjutkan dengan sambutan- sambutan. sambutan yang pertama yaitu Sambutan dari Ketua Hippam Tirta Beji yaitu Sukardi Kasun Kaliwangon.

Sambutan Sukardi Kasun Kaliwangon selaku Ketua HIPPAM TIRTA BEJI,)

Dalam sambutannya Sukardi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena LPJ yang seharusnya dilaksanakan bulan Desember 2019 baru dapat dilaksanakan bulan Februari 2020. Dan ia juga menyampaikan selain Rapat LPJ merupakan wujud keharusan dan ketransparanan pengurus kepada anggota, juga merupakan evaluasi kinerja Pengurus di
tahun 2019

“Saya mewakili pengurus mohon maaf, karena LPJ yang seharusnya dilaksanakan bulan Desember 2019 baru kami dilaksanakan bulan februari ini,”Ucapnya

“Dan saya mohon selain rapat ini sebagai wujud pertanggungjawaban kami selaku pengurus, agar nanti di sesi tanya jawab mohon saran dan masukan agar kita bisa mengevaluasi kinerja kami agar kedepan lebih baik,”Harapnya

Selanjutnya Dalam sambutannya Kepala Desa Dero Ariyadi menyampaikan apresiasinya kepada pengurus Hippam yang telah berhasil mengelola Hippam dengan baik, sehingga memudahkan kebutuhan air bersih untuk kebutuhan masyarakat Desa Dero,”Ungkapnya

Dan Ariyadi Juga menyampaikan bahwasanya organisasi atau lembaga apapun yang berkaitan dengan orang banyak,ada keuanganya harus dilaporkan pada anggotanya karena itu bentuk transparasi keuangan pada anggota agar kedepan dalam hal apapun bisa berjalan lancar dan baik,”Tegas Bapak satu anak ini

Undangan yang hadir dan merupakan pengguna air dari Hippam Tirta Beji

Hal senada juga disampaikan oleh ketua BPD desa Dero Rohmad,

“Kami mewakili BPD mengucapkan terima kasih kepada pengurus hippam ,karena mulai dari berdirinya sampai saat ini pengelolaaan sarana air bersih dapat berjalan dengan baik dan masyarakat Dero bisa tercukupi apalagi saat kemarau walaupun kadang-kadang dalam pengaliran air masih di jadwal,”Ungkapnya

Lanjut Rohmad ,” Dan juga apalagi masalah keuangan Selalu di laporkan dan di pertanggungjawakan kepada anggota setiap tahunnya,”Tambahnya

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Pada acara inti LPJ Hippam “Tirta Beji” disampaikan oleh Bendahara Sumadi,Ia menyampaikan laporan-laporan keuangan tahun anggaran 2019. Dalam laporan bidang keuangan ini meliputi : realisasi dan rekapitulasi cadangan operasional, rincian penerimaan dan beban pengeluaran dalam satu tahun, rincian perhitungan hasil usaha dan menyampaikan program kerja Tahun 2020 yaitu pembelian mesin xibel yang dayanya lebih tinggi.

Sebelum acara do’a dan penutup , dilaksanakan juga sesi tanya jawab yang di pandu oleh Sukardi dan serta mohon kritik dan saran dari anggota yang bersifat membangun yang intinya untuk bahan evaluasi agar kedepan Pengurus dalam mengelola air bersih dalam wadah hippam ini bisa lebih baik lagi.