DERO NGAWIKAB.ID – Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dengan dalang Ki Seno Nugroho yang digelar di desa sambiroto Kecamataan Padas kabupaten Ngawi, kamis (11/03) malam ternyata membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha dadakan.

Pantauan kami, ribuan warga memadati lokasi pewayangan sejak sore hari guna menyaksikan pagelaran wayang kulit. Di sela-sela itu, para pedagang kecil pun tersenyum sumringah karena kebanjiran rejeki.

Baca Juga : Wujudkan Pelayan Prima, Pemerintah Kecamatan Bringin Gelar Sosialisasi PATEN Dengan Layanan Satu Pintu

Seperti halnya Rustadi (53), warga Ponorogo yang berjualan wayang dari berbagai tokoh pewayangan malam itu. Rustadi mengaku, dirinya bergelut di bisnis tersebut sudah sejak 2 tahun terakhir ini.

Rustadi Pedagang Wayang dari Ponorogo.

“Karena tak memiliki modal cukup, jadi hanya membuka lapak di rumah saja dan berjualan kalau ada event pagelaran atau pameran. Jadi bisnis yang saya geluti ini cenderung dari mulut ke mulut, dan Alhamdulillah terkadang ada juga yang order dan memesan wayang,” ujar Rustadi saat kami tanya, Kamis (12/03) malam.

Lanjut Rustadi, wayang-wayang yang dijualnya malam itu, semuanya berbahan kayu dan karton khusus yang yang dibanderol Rp60 ribu per wayang untuk ukuran besar dan Rp40 ribu untuk urukuran sedang.

“10 tokoh wayang yang saya bawa untuk dijual, diantaranya wayang Semar, Janoko, Gatot Kaca, Kresno, Perkudoro, Ontoseno, Brotoseno, Ontorejo,” imbuhnya.

Diakui Rustadi, jika dirinya memilih bisnis wayang, disamping melestarikan adat budaya nasional, juga dapat mengais rejeki. ” Alhamdulillah berkat ada pagelaran wayang malam ini, wayang saya sudah terjual sekitar 20 wayang ,” tukasnya.

Sriyono sedang berberes-beres karena dagangannya sudah habis semua.

Sementara Sriyono (40), penjual sempolan dan minuman warga bintoyo Padas mengaku bahwa dagangan habis sejak pukul stengah 1 nan karena banyaknya penonton yang beli,” katanya

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Tanti istri Lukman sedang melayani pembeli

Senada dengan Lukman (36) berserta istri Tanti (29) warga Ngraho Bojonegoro mengatakan, meski rumahnya jauh yang malam itu berjualan makanan dan minuman juga merasa senang

Alhamdulillah pagelaran wayang kulit malam ini yang jelas membawa berkah pada kami, sejak Sore tadi pembeli selalu bergantian di Warung kami, makanan,mie instan dan gorengan habis semua,”ucapnya

“Bagi saya berjualan di pagelaran wayang kulit memiliki keasyikan tersendiri. Selain membawa berkah rejeki,Sekaligus bisa nonton langsung dan tau alur cerita wayang tersebut ,” pungkas Lukman.

Sekilas Cuplikan Wayang Kulit Ki Seno Nugroho
Live Streaming Pagelaran Wayang Kulit Dengan Dalang Ki Seno Nugroho di Sambiroto Padas Ngawi.