DERO.NGAWIKAB.ID – Bupati Ngawi Budi Sulistyono gelar rapat kerja membahas pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19), Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi dari Command Center jalan Teuku Umar Ngawi.Senin (13/04/2020).

Rapat kerja diikuti semua Forpimda Ngawi,wakil bupati Ngawi,Ketua DPRD Ngawi ,Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ngawi, Forpimcam dan seluruh Kepala Desa beserta perangkat desa se-Kabupaten Ngawi.Sebagai bentuk penerapan protokol pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19) rapat kerja ini dilakukan dengan menggunakan video conference melalui aplikasi Zoom.

Baca Juga : Lagi,Pemdes Dero Beserta Masyarakat Bersatu Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal Guna Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Sekdes Dan Perangkat Desa mengikuti Rapat Kerja dari monitor video conference di desa dero

Kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Ngawi Kanang ( Mbah Kung) panggilan akrabnya, menginstruksikan untuk mengalokasikan anggaran dari Apbdes untuk penanggulangan Covid-19 yaitu pengadaan masker bagi masyarakat. Optimalkan sosialisasi dan pembagian masker mulai tanggal 15 sampai dengan 19 April 2020. Efektif pemberlakuan wajib pakai masker bagi masyarakat yang beraktifitas di luar rumah mulai tanggal 20 April 2020.

Selain itu dalam pantaun kami lewat monitor video conference desa dero, Bupati Ngawi juga menginstruksikan pembentukan dan penguatan posko-posko pencegahan dan penanggulangan Covid-19 desa di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi. Posko ini salah satunya berfungsi menjadi pusat pendataan dan pemantauan bagi Orang Dengan Risiko (ODR) yang masuk wilayah desa masing-masing dan pengadaan fasilitas ruang isolasi bagi ODR.

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Sementara Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dalam sambutannya bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus ini harus dilakukan disegala lini masyarakat. Satgas kecamatan menjadi benteng terakhir kabupaten, Satgas desa menjadi benteng terakhir kecamatan, RT menjadi benteng terakhir satgas desa, dan keluarga menjadi benteng terakhir bagi RT dan individu menjadi benteng terakhir bagi kesehatan dan ketahanan keluarga.

Dengan demikian kesadaran dan kedisiplinan individu untuk melakukan protokol kesehatan secara mandiri dan patuh terhadap kebijakan pemerintah merupakan kunci utama dalam memutus penyebaran Covid-19.