DERO.NGAWIKAB.ID – Penyebaran Virus Covid-19 yang Semakin Masif membuat sejumlah kegiatan tidak bisa di laksanakan. Termasuk di Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi yang sempat vakum satu bulan.

Di Desa Dero sejumlah ibu-ibu kader PKK,dengan mengenakan kaos kuning tidak lupa para kader memakai masker berkeliling desa. Di antara mereka ada yang membawa timbangan portabel dan buku catatan. Mereka menyambangi satu per satu rumah yang ada anak di bawah lima tahun ( balita). Selain menyapa anak-anak itu, petugas dari posyandu desa Dero ini menimbang berat badan sang anak dan memberikan makanan tambahan.

Berita Terkait :

Cara door to door ini di lakukan petugas posyandu desa Dero setelah wabah corona merebak. Setelah vakum satu bulan sejak maret, April ini kegiatan kembali berjalan dengan cara berbeda sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Pelaksanaan posyandu sempat vakum pada maret kemarin, Makanya inovasi dengan cara mendatangi rumah satu per satu. Mengingat tidak boleh kumpul-kumpul,” Ujar salah satu kader posyandu melati desa Dero Kecamatan Bringin,Puji Susanti, Rabu (22/04/20)

Salah Satu Kader PKK Sedang Melakukan Penimbangan Pada Balita

Puji menjelaskan, Mengingat jumlah balita di posyandu ini ada 76 balita dan kader posyandu melati terdapat delapan orang,Mereka di bagi empat tim.

Setiap tim membawa timbangan portabel serta pemberian makanan tambahan ( PMT). Setiap balita yang di datangi di timbang lantas di catat oleh kader untuk mengetahui perkembangannya.Serta memberikan PMT sehingga diharapkan kebutuhan gizi menjadi terpenuhi.

“Melalui posyandu keliling ini lebih efektif karena seluruh balita akan kita datangi.kalau sebelumnya diselenggarakan pada suatu tempat,belum tentu semuanya berangkat.disamping itu,kita mengikuti himbahuan pemerintah tetap dirumah saja.biarkan kami pada kader yang keliling,” Jelasnya

Video Kegiatan PKK Desa Dero Dalam Melakukan Pembagian PMT Dengan Door To Door

Inovasi pelaksanaan posyandu keliling dengan mendatangi setiap rumah tersebut memang datang dari para kader,terlebih lagi pelaksanaannya mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Meski begitu,para kader tetap memperhatikan protokol kesehatan setiap kali melaksanakan tugasnya.

“Saat kita keliling ini juga menjadi sarana kami untuk sosialisasi kepada ibu dan anak mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Mulai dari menggunakan masker hingga cuci tangan pakai sabun,serta mengonsumsi makanan bergizi. Harapannya daya tahan tubuh meningkat sehingga tidak mudah tertular virus,” Pungkasnya

Baca Juga :

Sementara itu,Kepala Desa Dero Ariyadi mendukung sepenuhnya pelaksanaan posyandu keliling yang dilakukan para kader tersebut,kegiatan ini menjadi ajang mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya menerapkan PHBS.

“Termasuk kita terus mengampanyekan penggunaan masker ketika beraktivitas. Mengingat kesadaran warga masih kurang ditengah kondisi seperti saat ini sehingga terus kita sosialisasikan secara terus-menerus,”Ujarnya