DERO.NGAWIKAB.ID- Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dan untuk mempertahankan Kabupaten Ngawi yang saat ini posisi Zero Covid-19, Bupati Ngawi Budi Sulistyono Atau yang akrab di panggil Mbah Kung Kanang,sudah mengeluarkan kebijakan yaitu bagi siapa saja yang hidup dan bernafas serta menginjakan kakinya di Bumi orek- orek Ngawi maka wajib  pakai masker hal itu akan diterapkan dengan tegas mulai hari Senin, tanggal 20/04/20 dan sampai batas waktu yang belum di tentukan.

Dengan kebijakan tersebut, sejumlah desa di Kabupaten Ngawi langsung bergerak melakukan karantina wilayah masing-masing dengan versi berbeda- beda antara desa yang satu dengan Desa yang lain.

Baca Juga : Berbagai Cara Unik,Pemuda Desa Dero Dalam Aksi Sosialisasi Gerakan Ajakan Wajib Pakai Masker.

Seperti yang terlihat di posko pemeriksaan Masker di pos utama di jalan raya kedungprahu- waduk pondok km 2,5 yang merupakan pintu masuk wisata waduk pondok, Minggu (19/4/2020) pagi.

Pos Pemeriksaan Wajib Pakai Masker Desa Dero

Setiap kendaraan yang masuk dari arah selatan atau dari Utara dihentikan relawan yag berjaga di posko utama yang merupakan akses pintu masuk masuk wisata waduk pondok.Setiap sepeda motor atau mobil yang masuk dari arah selatan atau keluar dari Desa Dero dihentikan dan ditanya tujuannya ke mana.

Dan bagi pengendara sepeda motor yang tidak pakai masker maka akan di suruh pulang untuk mengambil masker sebaliknya kalau pengendara yang pakai masker akan boleh langsung meneruskan perjalanannya.

Kepala desa Dero, Ariyadi, saat kami temui di pos tersebut mengatakan:

Untuk mencegah virus Covid-19 masuk Desa Dero, sesuai dengan instruksi Bupati Ngawi,pihaknya membuat tiga titik pos pemeriksaan yang merupakan pintu masuk desa. Dari Utara, dari timur dan dari jalur selatan, Tiga titik itu merupakan pos pemeriksaan masker agar bisa memantau para masyarakat, pengendara dan  apalagi pemancing yang datang dari luar kabupaten Ngawi yang tidak pakai masker,”Ungkapnya

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero.

Menurut Kades Dero, Ariyadi, pemberian sanksi kembali untuk ambil masker ini bagi warga yang tidak memakai masker di tengah ancaman penularan Covid-19 tersebut sebagai upaya menegakkan disiplin sekaligus agar Desa Dero tetap di Zero Covid-19.

“Penggunaan masker ditengah ancaman penularan Covid-19 adalah untuk menyelamatkan warga agar terhindar dari virus Covid-19 serta juga menyelamatkan orang lain untuk terhindar dari penularan virus corona,”jelasnya

Ariyadi juga menambahkan bahwa pos pemeriksaan yang kami bentuk ini merupakan perintah dari Pemerintah Kabupaten Ngawi, jadi segala bentuk perintah harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal ini dikarenakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas, karena lebih baik mencegah daripada mengobati,”tambah Ariyadi

“Dengan adanya kebijakan dari pemerintah kabupaten Ngawi yang kami laksanakan ini dimohon warga masyarakat terutama masyarakat desa Dero,mengerti dan memahami dengan situasi dan keadaan saat ini demi kebaikan kita bersama,”Pungkasnya

Perlu diketahui,Setiap hari Posko utama di pos 1 ini dilalui ratusan bahkan sampai ribuan pengendara yang keluar masuk Desa dero,Dan khususnya pos utama ini dalam setiap harinya di jaga sejumlah 16 relawan yang selalu siaga.