DERO.NGAWIKAB.ID – Situasi yang tengah membuat banyak masyarakat mulai gelisah terkait meningkatnya kasus virus COVID-19 atau virus corona di Indonesia, ternyata tidak membuat para petani urung beraktivitas. Mereka menilai, tetap bekerja di bawah terik matahari adalah cara yang sehat, ketimbang bermenung di rumah.

Seperti yang dikatakan oleh Sumiran, petani di desa Dero kecamatan bringin, bukankah menghadapkan tubuh dengan situasi terik matahari adalah cara yang bisa mendapatkan kekebalan dari serangan virus apapun.

Baca Juga : Bupati Ngawi Dan Jajaran Forkopimda Pantau Pos – Pos Pencegahan Covid-19

“Jauh sebelum ada soal virus Corona atau Covid-19 ini, kami para petani sudah tahu bahwa terik matahari adalah salah satu hal yang bisa membuat seseorang itu sehat. Tapi bukan berarti harus berpanasan dari pagi hingga sore, namun ada waktunya juga untuk berteduh dan berisitirahat,” katanya, Senin (06/04/20).

Ia menyebutkan, selain bicara soal bekerja di sawah dalam situasi yang panas untuk membuat seseorang itu lebih bugar. Selain itu, mau tidak mau petani harus tetap menggarap lahan yang ada. Hal ini mengingat, akan masuknya bulan Ramadan dan setelah itu lebaran, maka ekonomi perlu untuk ditingkatkan.

Apabila petani memilih diam di rumah, maka ekonomi petani bakal terganggu. Karena tidak tau hal apa yang akan dilakukan, apabila hanya duduk berdiam diri di rumah. Namun, mengingat cuaca selama ini di desa Dero cerah adalah petunjuk bahwa Sang Pencipta memberikan jalan yang mudah untuk makhluk-Nya.

“Kalau dipahami betul, Cuaca yang cerah ini bukankah sebuah petunjuk, bahwa selagi ada cuaca cerah, tubuh manusia yang akan merasakan panas, dan insyaallah virus tidak menyerang namun kita sebagai masyarakat tetap harus taati Himbauan pemerintah juga,” ujarnya

Hal senada Juga disampaikan Saiful Arif, seorang pemuda dari Dusun Tegal Duwur desa Dero terkenal dengan ketekunannya dalam bertani

Tak Kenal Maka Tak Sayang,Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

“Saya rasa, tetap bekerja di situasi Covid-19 ini adalah hal yang bagus. Karena tubuh bisa sehat, karena saat berada di sawah, bisa dihitung sebagai aktivitas olahraga juga. Alhmadullilah, kami petani di sini dalam keadaan sehat-sehat saja,” ujarnya.

Arif menyebutkan, bicara soal kekhawatiran tentulah ada. Namun setelah membaca terkait cara membuat tubuh tetap kuat dari dari serangan virus Covid-19 itu, ternyata banyak hal berhubungan dengan aktivitas para petani.

“Dan kita tetap Taati Himbauan pemerintah kok, untuk selalu berpola hidup sehat,cuci tangan dan jauhi kerumunan,”Jelas arif

“Ya ada disebutkan agar tubuh sehat harus berada di suhu panas di atas 27 derajat celcius. Sementara kami sebagai petani menghadapi langsung suhu panas matahari hingga 34 derajat celcius setiap harinya. Jadi, baiknya tetap menggarap lahan, bukan berdiam diri ke rumah,” pungkasnya.