DERO.NGAWIKAB.ID – Penyekatan pemudik di titik-titik perbatasan kabupaten Ngawi dengan wilayah lain telah diberlakukan mulai 24 April 2020 sebagaimana imbauan dari pemerintah pusat tentang larangan mudik.

Baca Juga : Video Conference, Penegasan Bupati Ngawi Tentang Panduan Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

Pihak petugas gabungan juga telah mulai melarang mereka yang mudik ke Ngawi dengan meminta untuk putar balik kembali ke kota asalnya.

Namun demikian, Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang masih ber-KTP atau ber-KK Ngawi dan punya rumah di Ngawi diperbolehkan pulang ke Ngawi dengan mengikuti protokol isolasi mandiri selama 14 hari.

“Bagi yang memiliki KTP Ngawi, masih ber- KK Ngawi, dan punya rumah di Ngawi, maka diperbolehkan pulang ke Ngawi dengan mengikuti protokol isolasi mandiri selama 14 Hari,”Ujar Kanang yang di tulis di media sosial Resmi kabupaten Ngawi dan dari dari Video Conference Bupati Ngawi.

Video Conference Bupati Ngawi Tentang Pemudik

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero.

Lebih lanjut Bupati Ngawi, juga menghimbau kepada para pemudik yang tidak memiliki KTP Ngawi,Maka tidak di perkenankan masuk wilayah Ngawi dan harus putar balik atau kembali.