DERO.NGAWIKAB.ID – Nasib mengenaskan menimpa dua remaja yang merupakan pendekar SH Terate dan pendekar IKS di Ngawi. Pasalnya, kedua remaja asal Dusun Tegal Duwur, Desa Dero, Kecamatan Bringin, Ngawi tersebut Jumat (29/5/2020) ditemukan tewas di embung bekas galian C di desa setempat.

Adalah Eka Ferdiansah (16) Pendekar SH Terate pengesahan 2019), Huda Mustofa (16) (Pendekar IKS) yang bernasib nahas tersebut. Diperoleh keterangan, kedua remaja yang ditemukan meninggal tersebut, akibat terpeleset sewaktu memancing di embung bekas galian C itu.

Proses Pencarian Korban

Peristiwa tragis itu berawal usai salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB, Eka Ferdiansah (16), Huda Mustofa (16) dan Adam Fauzi (10) yang tinggal sekampung, berniat memancing ikan di embung yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Dengan membawa alat pancing ketiga pelajar tersebut langsung menuju embung yang merupakan bekas galian C.

Foto Alm Dua – Duanya Saat Masih Hidup

Namun, belum lama memancing Eka Ferdiansah terpeleset dipinggir embung dan tenggelam. Karena mengetahui temannya tenggelam, Huda Mustofa berniat untuk menolongnya.

Akan tetapi Huda Mustofa juga ikut tenggelam di embung tersebut. Selanjutnya Adam Fauzi yang mengetahui dua temannya tenggelam langsung berteriak meminta tolong dan memberitahukan kejadian tersebut pada warga sekitar.

Selanjutnya warga setempat dan anggota Polsek Bringin bersama warga sekitar melakukan pencarian di embung tersebut.

“Dari laporan yang kami terima awalnya tiga pelajar sedang memancing, salah satunya terpeleset dan salah satu temannya hendak menolong juga ikut tenggelam,” jelas Suparno yang merupakan Kasun Tegal Duwur, saat kami konfirmasi Jumat (29/5/2020).

Setelah kedua jasad remaja desa tersebut ditemukan dan berhasil dievakuasi yang selanjutnya petugas medis dan anggota polsek melakukan visum luar.

“Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan dan korban meninggal karena tenggelam,”terangnya.

Foto Alm Dua – Duanya Saat Masih Hidup

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa

Suparno Juga menambahkan bahwa dua remaja yang meninggal ini walaupun beda organisasi atau bela diri hidup selalu rukun dan saling menghormati.

Proses Pemakaman

Dan akhirnya Karena semua pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah. Selanjutnya jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0