DERO.NGAWIKAB.ID – Menjelang pelaksanaan coklit yang akan digelar mulai 15 Juli mendatang, sebanyak 6 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Dero mengikuti bimbingan teknis yang di laksanakan oleh PPS Desa Dero di aula kantor Desa Dero teknis, Minggu (13/7)

Baca Juga : PPS Desa Dero “Bende” Ini Ajakannya ??

Untuk memastikan Bimtek PPDP berjalan dengan baik, Ketua PPS Desa Dero Suparno memberikan pemahaman dan arahan terkait petunjuk teknis (Juknis) pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih desa Dero pada ajang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ngawi Tahun 2020.

Para Ppdp sedang menyelesaikan contoh soal untuk

Dalam sambutan dan arahannya pada Bimtek PPDP di Desa Dero Suparno menyampaikan, PPDP merupakan ujung tombak dan kontak langsung dengan para calon pemilih Pilkada di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, harus mengikuti protokol kesehatan dan agar tidak ada yang kesulitan dalam pelaksanaan coklit.

Sambung Suparno, tidak hanya dengan pemahaman teknis nya saja, tapi Ppdp harus paham mengenai tata caranya. Sehingga, diharapkan PPDP bisa bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas ini. PPDP harus berkoordinasi dengan ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, untuk menanyakan keadaan wargannya.

“PPDP harus turun door to door ke rumah warga dan benar benar memastikan keadaan calon pemilih, ” katanya.

Lebih lanjut, Kata Suparno, datangnya petugas coklit PPDP dari rumah ke rumah, harus mengikuti protokol kesehatan pada situasi pandemi covid saat ini.

“Jadi sebelum PPDP diturunkan ke lapangan untuk mendata, sudah lebih awal menjalani rapid test yang di selenggarakan oleh KPU untuk memastikan seluruh petugas penyelenggara Pemilu itu Sehat dan tidak terpapar Covid-19, ” kata Suparno

Foto Bersama Perwakilan PPK, PPS, PPDP dan PPL

Ditegaskan Suparno, tidak hanya itu. PPDP diwajibkan mengikuti anjuran Pemerintah untuk menerapkan protokoler kesehatan saat bertugas mencoklit.

“Dengan wajib memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti memakai masker atau Faceshild, pakai sarung tangan dan pakai handsanitzer dalam melaksanakan kegiatan tugas Negara, tetapi juga harus diniati sebagai ajang silaturahmi, ” tambahnya.

Sementara itu, PPK kecamatan bringin yang di wakili marsoyo  mengatakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) merupakan ujung tombak dalam melakukan pemutakhiran dan pendaftaran pemilih dan PPDP mengemban tugas yang sangat penting yaitu melayani hak konstitusional warga negara dalam menggunakan hak pilihnya.” Jelas Marsoyo

Menurut Marsoyo, pekerjaan yang sangat penting ini harus dilaksanakan dengan sungguh -sungguh dan penuh rasa tanggungjawab.Karena itu PPDP harus tepat dalam pencocokan data serta teliti dalam bekerja dan dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, salah satunya adalah RT-RW atau sebutan lainnya termasuk Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Untuk itu, PPDP wajib menggunakan Buku Kerja dalam melaksanakan tugas tersebut. Buku Kerja dimaksud untuk menjadi buku panduan di lapangan sekaligus sebagai catatan kerja PPDP untuk akuntabilitas proses Pencocokan dan Penelitian (COKLIT) sekaligus untuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait”, Pungkasnya.