DERO.NGAWIKAB.ID – Catur Ramadhan, Atlit Panter Club Dari PSHT Ranting Bringin Cabang Ngawi Pusat Madiun, menjadi juara di Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat SMA yang di gelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Jatim pada tanggal 28 Oktober 2020 di Sukolilo Surabaya. Catur Ramadhan yang merupakan siswa kelas 1 Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karangjati Kabupaten Ngawi ini berhasil meraih juara satu di kelas A di cabang Seni Tunggal IPSI, mengalahkan atlit – atlit nya dari 38 kabupaten, 263 atlet yang mewakili sekolah tingkat SMA.

Berita Terkait : 21 Atlet Panter Club Desa Dero Ranting Bringin,Raih 3 Emas 8 Perak 10 Perunggu Dalam Mengikuti Kejuaraan Bali International Championship.

Santoso, yang merupakan pelatih dari sasana Panter Club desa Dero Kecamatan Bringin yang merupakan tempat Catur di gembleng,mengatakan prestasi yang diraih atlit nya dalam KOSN ini adalah hasil perjuangan yang sangat panjang dan ini juga merupakan kebanggaan tersendiri untuk orang tua, sekolah maupun organisasi.

Santoso Iblis (Pelatih Panter Club)

“Ini semua adalah hasil dari latihan yang sangat panjang dan di siplin dari dik catur dan juga merupakan kebanggaan, untuk orang tua, sekolah maupun organisasi,serta sebagai pemacu semangat untuk meningkatkan prestasi,” ucap Santoso yang akrab di panggil Iblis ini,saat di temui di kediamannya Desa Dero

Santoso menambahkan, prestasi di KOSN Jatim tahun ini merupakan prestasi pertama yang diraih Panter Club untuk mewakili kabupaten Ngawi.

Data Catur Ramadhan Juara 1 di KOSN

Mewakili semua Official dan atlit, Santoso menyampaikan terimakasihnya untuk semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan kesuksesan atlit silat Panter Club di O2SN Jatim.

“Semoga bisa memperoleh juara ditingkat nasional,” paparnya.

Baca Juga :

Semenatara itu, Ketua PSHT Ranting Bringin Cabang Ngawi, Sukiman yang merupakan Sekdes di desa Dero ini,mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih atlit Panter Club Ranting Bringin di KOSN Jatim Tahun 2020

Sukiman berpesan kepada para atlit, agar tidak mudah puas diri dengan prestasi saat ini.

“Terus giat berlatih karena perjalanan prestasi masih panjang. Lawan yang dihadapi akan semakin berat,” kata Sukiman. Dan bagi pelatih, pesan Sukiman, agar terus mekakukan pembibitan atlet, sehingga regenerasi atlit tidak terhenti,” Pungkasnya