DERO.NGAWIKAB.ID – Akun Whatsapp (WA) Sekretaris Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, Sukiman dibajak oleh orang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan. Modus yang digunakan pelaku adalah mengaku akan membuat grup Info Update Covid-19 lalu calon korban di suruh SMS kode verifikasi WhatsApp.

Berita Terkait : Kades Dero Himbau Waspadai Penipuan Melalui WhatsApp.

Ditemui di kantor Desa Dero pada kamis (19/11)Pagi, Sukiman yang juga merupakan Ketua PSHT Ranting Bringin Cabang Ngawi Pusat Madiun, membenarkan kasus pembajakan akun WA miliknya. Ia menjelaskan bahwa kejadian pembajakan akun terjadi pada Kamis (19/11) sekitar Pukul 07.57 wib.

Wa Dari Musafa’ teman SPG Sukiman

Awalnya dirinya mendapatkan pesan WA dari akun yang mengaku Musafa’ teman SPG nya . Dengan dalih membuat grup info update covid-19, pelaku meminta kode verifikasi untuk bergabung. Tanpa rasa curiga, Sukiman pun mengkonfirmasi verifikasi lewat SMS ke nomor selular-nya. Setelah sekitar dua jam, Sukiman ini sadar WA-nya mengalami gangguan dan mendapatkan laporan permintaan uang mengatasnamakan dirinya.

Sekdes Dero Sukiman sedang Melaporkan Penipuan Ke pihak berwajib.

Di hari itu juga pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke Polisi. Selain itu, dirinya juga mengumumkan penggunaan akun WA-nya oleh orang tidak bertanggung jawab lewat perangkat desa nya untuk di sebarluaskan lewat WA Grub yang di milikinya atau pribadi agar penipuan ini tidak merembet atau meluas. Pihaknya menambahkan sudah ada beberapa orang melaporkan ke saya untuk memastikan apakah saya pinjam uang atau tidak.

“Ada satu dua yang memunculkan nama saya pinjam uang, minta pinjaman uang untuk dikirim ke rekening ini, rekening ini dan sebagainya.” Katanya.

Penipu yang mengatasnamakan Sukiman sedang minta pinjaman uang ke Fahrur desa suruh

Sementara itu menurut pengakuan salah satu rekan seprofesinya Fahrur, yang bertugas di kantor Desa suruh kecamatan Bringin, awalnya dirinya di wa akun yang mengatasnamakan Sukiman , setelah itu dibalas dengan meminjam sejumlah uang Rp 3 juta dan besok siang akan dikembalikan. Kemudian dirinya membalasnya boleh, tapi akun tersebut kemudian tidak membalasnya.

Baca Juga :

Saat ini kasus penyalahgunaan akun WhatsApp atau penipuan lewat WhatsApp yang mengatasnamakannya sudah di laporkan ke pihak berwajib, Sukiman berharap kepada semua teman atau rekannya untuk jangan meladeni bila mana ada orang yang meminta uang, atau pinjam Atas nama dirinya.

“Saya harap dengan tegas kepada semua teman atau rekan saya atau sedulur sh Terate di manapun tempatnya, jangan ladeni bila ada orang yang minta pinjaman atau kiriman uang lewat akun WhatsApp dengan foto profil dan nomer saya yang lama ,karena itu yang mengendalikan bukan saya alias penipu, dan saya Juga sudah ganti nomer baru,”Pungkas Sukiman