DERO.NGAWIKAB.ID – Di tengah kelangkaan pupuk urea bersubsidi, petani di Desa Dero, Kecamatan Bringin tak mau pasrah.Mereka memilih ikhtiar, bergotong-royong membersihkan Saluran Irigasi dan pengurukan jalan setapak di saluran irigasi di wilayah sawah atau lahan pertanian di bagian timur.Sabtu,(14/11)

Berita Terkait : Hippa “Sri Mukti” Desa Dero Gelar RAT Tutup Buku Tahun 2019

Bersama jajaran pengurus Hippa,Pemerintah Desa Dero dan sekitar 30 petani ramai-ramai bergotong royong melakukan normalisasi saluran irigasi dan pengurukan jalan setapak di sebelah saluran irigasi tersebut.

Pemeliharaan saluran irigasi dan pengurukan ini rutin dilakukan. Setiap datangnya musim tanam rendeng. Demi terpasoknya kebutuhan air dari aliran waduk pondok untuk seluas sekitar 55 an hektar areal persawahan di sekitar saluran tersebut. Apalagi kondisi saluran irigasi kerap mengalami pendangkalan dan jalan di sebelah saluran becek bila musim hujan tiba.

Walau diakui petani di Dero, Supriyadi, masalah petani pada musim tanam ke satu atau rendeng tahun ini terasa lebih berat. Dipicu kelangkaan pupuk urea bersubsidi.

“Mudah-mudahan pupuk urea bersubsidi tersedia lagi. Saya yakin pemerintah lagi mencari solusinya. Sembari itu kami melaksanakan normalisasi saluran air,” tandasnya.

Baca Juga :