DERO.NGAWIKAB.ID – Sejumlah pedagang sayur keliling di Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, mengaku meningkat penghasilan dengan melayani para pembeli selama ada Pandemi Covid -19.

“Kami sekarang pulang ke rumah bisa membawa keuntungan rata-rata Rp200 ribu dari sebelumnya Rp100 ribu/hari,” kata Sukri (41), seorang pedagang sayur saat ditemui di warung pecel Mbak Titik Dero, Senin (28/12) pagi.

Ibu-ibu rumah tangga lebih memilih tukang sayur keliling, dan tidak lagi ke pasar atau berbelanja di tempat-tempat keramaian.

Sukri dan rekannya setelah berbelanja selalu sarapan di warung mbak Titik Dero

Terlebih menjelang tahun baru permintaan kebutuhan pada tukang sayur keliling meningkat, kata Sukri yang mengaku sudah 7 tahun pedagang sayuran menggunakan sepeda motor.

Begitu juga pedagang lainnya, Marno(45) mengaku bahwa selama pandemi COVID-19 pendapatan dari berdagang sayur keliling meningkat dua kali lipat,” ungkapnya

Untuk jualan keliling, barang didapatkan dari Pasar Kedungprahu Kecamatan Padas untuk berbelanja aneka sayuran, ikan, daging, beras dan lainnya.

Baca Juga : CARA POTONG NANGKA YANG PRAKTIS TANPA BIKIN TANGAN LENGKET

Berjualan sayuran keliling mulai pukul 05.30 WIB hingga pulang ke rumah pukul 11.30 WIB.

“Kami berjualan sayuran itu ke perumahan-perumahan dengan menggunakan motor,” kata pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah.

Sementara itu, Sukardi (42) seorang warga Jublek, Kenongorejo mengatakan dirinya berjualan sayuran sudah dijalani 9 tahun hingga kini mampu menyekolahkan dua anaknya dan membangun rumah.

Ia sejak pagi buta sudah berangkat ke Pasar Kedungprahu untuk membeli aneka sayuran dan pagi hari berangkat menjajagi masuk desa keluar desa di utara waduk pondok.

“Kami saat ini merasa kewalahan melayani konsumen,” katanya.