DERO.NGAWIKAB.ID – Sebanyak 29 siswa – siswi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Dero Ranting Bringin  mengikuti Tes kenaikan sabuk, dari sabuk Polos (hitam) ke sabuk Jambon (merah muda) yang diikuti oleh 16 siswa putra dan 13 siswa putri pada Sabtu malam Minggu, (05/12).

Sekretariatan PSHT Ranting Bringin Cabang Ngawi Pusat Madiun

Acara bertempat di Sekretariatan PSHT Ranting Bringin Cabang Ngawi Pusat Madiun, Jalan Terate, Dusun Dero Kidul Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Pada acara kenaikan sabuk tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Ranting Bringin yaitu Rokho Mas Sukiman.

Berita Terkait :

Ketua Ranting Bringin Rokho Mas Sukiman Sedang memberikan Ke SH an atau wejangan Pada Siswa

Saat di temui dero.ngawikab.id di Sekretariatan, Ia menyampaikan ungkapan rasa syukur serta terima kasih kepada kepengurusan rayon PSHT Dero yang telah melaksanakan Tes kenaikan sabuk Jambon.

“Tes ini  biasa dilakukan sebagai bagian dari menguji kemampuan siswa sabuk polos (hitam) yang telah mengikuti latihan selama lebih kurang 2,5 (dua setengah) bulan lamanya dan menuju ke sabuk Jambon (merah muda), juga mudah-mudahan adik-adik siswa yang di tes malam ini bisa berhasil dan sukses semua,” ujar Sukiman

Lanjut Sukiman, “Serta pada akhirnya nanti akan mencetak manusia yang berbudi luhur, bisa membedakan antara benar dan salah, serta bisa mengembangkan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) hingga menimbulkan manfaat untuk masyarakat banyak,”

Sebelum melaksanakan tes kenaikan sabuk polos (warna hitam) ke sabuk jambon (warna merah muda), panitia melaksanakan pembentukan panitia atau dewan tes yang terdiri dari Warga (sebutan untuk pendekar tingkat 1) yang bertugas untuk menilai, dan memutuskan siswa layak atau tidaknya untuk menyandang sabuk Jambon nantinya, dengan materi senam dasar 1 sampai 50, jurus dasar 1 sampai 10, Sambung serta materi ke-SH-an.

Kegiatan Uji Materi, Uji Mental dan Sambung

Baca Juga :

Para siswa diharuskan menunjukkan berbagai macam gerakan senam dasar, jurus dasar serta ke-SH-an yang mereka sudah pelajari selama ini.

Adapun yang dinilai adalah kecepatan, power atau fisik dan daya ingat dari siswa yang mengikuti tes tersebut.

Di tempat yang sama, orang tua siswa yang  mengantar anaknya dalam mengikuti tes, Suwarlan saat ditemui oleh dero.ngawikab.id mengatakan,

“Saya sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan yang sangat positif ini, agar anak-anak kami bisa belajar bela diri, terlebih untuk melatih agar tambah disiplin, dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk bekal mereka di masa depan kelak,” ungkap Suwarlan dengan serius.

Kegiatan Lari dan Mandi di Aliran Sungai Waduk Pondok
Foto Bersama Sebelum dan Sesudah Mandi di Aliran Sungai Waduk Pondok

Setelah rangkaian acara demi acara tes kenaikan  sabuk terlaksana, kemudian pada minggu pagi (06/12) acara ditutup dengan lari bersama dan mandi di aliran sungai waduk pondok.