DERO.NGAWIKAB.ID – Bagaikan sebuah permadani indah terbentang luas di dataran sawah padi petani Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi.

Di desa ini terdapat hamparan sawah yang luas, dipadu dengan padi nan subur mengisahkan hamparan laksana permadani terbentang hijau nan indah.

Baca Juga : “SELAMAT TAHUN BARU 2021” UNTUK PEMBACA WEBSITE RESMI DESA DERO

Desa Dero berjarak sekitar 17 kilometer ke arah timur dari Ngawi, ibu kota Kabupaten Ngawi. Hanya membutuhkan sekitar 30 menit berkendaraan Anda sudah bisa menapakkan kaki di Desa Dero yang terkenal dengan hasil padi.

Desa Dero yang yang merupakan pintu masuk utama wisata waduk pondok, bagian Selatan terasa tersentak melihat sawah mulai berubah hijau yang kemarin kering tak tersisa karena musim kemarau, kini musim hujan sudahpun datang membuat hijaunya hamparan membuat mata tak berkedip memandang.

Sawah sebagai tempat para petani bercocok tanam demi mengisi kebutuhan ekonomi semata, kini dapat pula menjadi tempat wisata yang mengagumkan.

Warnanya yang hijau di pertengahan sawah di musim tanam selalu menyejukan mata. Hamparan daun-daun padi hijau ini begitu luas dan seolah menyulap mata ketika memandang.

Hamparan padi sawah yang hijau

Tertetesi butiran-butiran embun dari atas langit yang cerah, melekat erat di dahan tampak memancarkan sinar berkilau bagai mutiara yang berbias. Itu jika kita melihat dan berkunjung di pagi hari.

Di akhir musim tanam, warna padi hujau kuning keemasan seakan selalu memancarkan keceriaan. Saat mendatangi desa di musim ini tak jarang senyum sumringah muncul dari wajah para pengunjungnya.

Hijau yang begitu indah. Burung-burung kecil terbang bebas kesana-kemari. Angin berhembus sedikit kencang menambah sensasi jika Anda bertandang ke tempat ini.

Semoga slogan ini menjadi inspirasi buat generasi penerus untuk tetep menjaga lingkungan,dan mau menjadi petani yang modern sehingga dapat membangun desa sendiri.

Baca Juga :

Bupati Ngawi Ijinkan Sekolah Tatap Muka Untuk Kelas Akhir