DERO.NGAWIKAB.ID – Walau tidak panen raya lagi, Suratman buruh penggilingan padi keliling tetap menjalankan usahanya dari dusun ke dusun di kecamatan bringin kabupaten Ngawi, karena untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, yang saat ini harganya terus merangkak naik.

Berita Terkait : BERMODALKAN KREATIFITAS SELEB GILING JAGUNG MINI, DAPAT KEUNTUNGAN JUTAAN RUPIAH

Suratman di dusun Tegal Duwur, Desa Dero,  kecamatan bringin, Ngawi mengatakan, walau omset tak sekencang kebanjiran order saat musim panen, ia bersyukur pada hari-hari biasa masih mendapatkan rezeki dari penggilingan padi.

“Paling banter dapat 200 – 300 ribu dari jasa penggilingan padi ini setiap harinya. Berbeda saat musim panen bisa dapat 500 ribu sampai 1 juta,” kata Suratman saat menggiling padi dusun Dero Kidul kepada dero.ngawikab.id , Selasa (05/01).

Untuk mendapatkan oder, Ia bersama satu orang temannya harus berkeliling dari dusun ke dusun untuk menjajakan jasa ke rumah-rumah penduduk.

Baca Juga : Masa Transisi, Begini Cara Menggunakan Meterai Rp 6.000 dan Rp 3.000 Sampai Akhir Tahun 2021

Sarmi, salah seorang ibu rumah tangga di Dusun Dero Kidul yang sedang menggilingkan gabahnya menuturkan, dia sangat senang menggunakan jasa penggilingan keliling karena tidak merepotkan.

“Saya juga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi.  Lebih praktis sejak ada penggilingan padi keliling.  Cukup telepon atau nunggu depan rumah,  padi sudah digiling,” Tandasnya