DERO.NGAWIKAB.ID – Wisata Waduk Pondok merupakan salah satu kebanggaan yang dimiliki masyarakat kabupaten Ngawi khususnya masyarakat yang bermukim dekat dengan waduk Pondok tersebut, karena memiliki banyak potensi untuk meningkatkan taraf ekonomi warga.

Salah satu potensi usaha micro kecil dan menegah adalah lumut hijau. Lumut hijau kerap digunakan oleh pemancing sebagai umpan untuk memikat ikan air tawar. Salah satu warga yang memilih usaha lumut pancing adalah Sutiyono warga desa Dero Kecamatan Bringin Ngawi.

Baca Juga :

Pria bertubuh kurus ini telah menjual lumut sejak tahun 2018 silam. Awalnya Sutiyono hanya menekuni usaha toko kecil kecilan. Pria usia 35 tahun ini melihat kesuksesan teman-temannya berjualan lumut hingga akhirnya Sutiyono tertarik mencoba untuk menekuni usaha yang sama.

Bapak dua anak ini mendapatkan lumut dengan membeli dari petani lumut daerah Kediri, yang diambil langsung oleh salah satu rekan kerjanya yang berdomisili di Nganjuk dengan harga Rp 350 rb per sak. Tiap hari Sutiyono selalu pulang pergi dari Dero Sampai Nganjuk. Berangkat jam 11 siang dan pulang jam 3 sore.

Lumut di taruh di bak sebelum di masukan ke kolam
Sutiyono, menjual Lumut per paket atau eceran

Setelah sampai rumah lumut tersebut di masukan bak dan setelah itu di masukan dalam kolam yang sudah dibuat dan di beri air yang cukup pada kolam. Kolam tersebut sengaja tidak taruhi ikan agar kualitas Lumut tetap terjaga, tetap panjang dan segar. Keunggulan lumut Sutiyono adalah memiliki bentuk yang lebih panjang dibanding lumut lainnya. Lumut yang panjang lebih sesuai untuk memancing karena tidak udah lepas saat digigit ikan.

Sutiyono menjual secara eceran,lumut khusus pemancing ini dijual 5 ribu sampai 10 ribu perpaket. Dalam satu hari, Sutiyono setidaknya mampu mengantongi keuntungan bersih tak kurang dari seratus sampai seratus lima puluh ribu rupiah.

CamScanner-02-02-2021-11.08

Penghasilan Sutiyono akan meningkat saat malam minggu. Jumlah pemancing yang meningkat dibanding hari biasa membuat Sutiyono mampu menjual dua sak lumut. Keuntungan yang diperoleh pun mencapai dua kali lipat.

Sutiyono mengungkapkan keuntungan yang diperolehnya sangat dipengaruhi oleh jumlah pemancing. Pasang surutnya air waduk tidak berpengaruh terhadap jumlah pemancing yang datang. Jumlah pemancing secara umum semakin banyak. “ Yang sudah mancing ya tetap mancing, yang belum pernah mancing malah pengen mancing. Jumlahnya tambah terus.” ungkap Sutiyono. Selasa (02/2).

Cuplikan Video Lumut Mas Yon

Anda hobi mancing dan merupakan pemacing mania yang memiliki rencana memancing di waduk Pondok, jangan lupa mampir dan beli di toko kecilnya yakni di RT 02, RW 02 Desa Dero Kecamatan Bringin yang juga menyediakan umpan pancing, pospor dan pelet. Tepatnya, kiri jalan “LUMUT MAS YON” sebelum tanjakan masuk wisata waduk pondok atau dapat pesan. Klik Disini.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya:

Diskominfo Ngawi, Umumkan Data Keaktifan Website Desa