DERO.NGAWIKAB.ID – Bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Bringin, Anggota Polsek Bringin melaksanakan pengamanan penyaluran BLT Dana Desa ( BLT DD) bulan kedua di tahun 2021, kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) dari sepuluh Desa Se-Kecamatan Bringin, Rabu (24/2).

Kegiatan pengamanan dan pengawasan ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang menerima BLT atau yang sering disebut bantuan langsung tunai serta memastikan bahwa penyaluran BLT dapat diterima langsung oleh masyarakaat yang membutuhkan.

Baca Juga:

Pengamanan dipimpin Aiptu Hartono bersama 4 Personel Polsek Bringin. Tak lupa dalam kesempatan tersebut memberikan imbauan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dan protokol keselamatan serta selalu menjaga jarak dan menggunakan masker saat beraktifitas sehingga penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir.

Sementara salah satu warga yang menerima BLT, saat ditemui dero.ngawikab.id di tempat yang sama, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan berharap pandemi Covid-19 segera berlalu.

“Terimakasih saya ucapkan atas bantuan yang diberikan kepada saya, semoga virus ini cepat berlalu dan keadaan dapat pulih kembali sehingga kami dapat melaksanakan aktifitas seperti biasa,” Ucap salah satu warga Desa Dero yang tidak mau disebut namanya.

Berita Terkait: Sepuluh Desa Di Kecamatan Bringin, Salurkan BLT DD Bulan Kedua

Sementara itu ditemui di tempat terpisah Kapolsek Bringin Akp Suparman, S.H., mengatakan bahwa anggota harus benar-benar monitor dan memastikan bahwa penyaluran BLT tepat sasaran, serta selalu himbau masyarakat agar menjaga jarak dan selalu memakai masker saat berada di luar rumah.

“Kami memang perintahkan kepada anggota agar memonitor dan melaksanakan pengamanan dan pengawasan penyaluran BLT sehingga penyaluran BLT tepat sasaran dan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, dan jangan lupa selalu berikan imbauan yang humanis kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” jelas Kapolsek.

Perlu di ketahui BLT DD atau yang sering disebut bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa, dimana dana desa dialokasikan untuk masyarkat kurang mampu dampak pandemi Covid-19.