DERO.NGAWIKAB.ID – Pengurus Ranting Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Jawa Timur, kembali sukses melakukan Tes Putih (Putih Kecil) sebagai ujian kenaikan sabuk kepada 184 siswanya. Yakni dari sabuk hijau ke sabuk putih, selama tiga malam dan bertempat di Sekretariatan PSHT Ranting Bringin, jalan Terate Dusun Dero Kidul Desa Dero. Minggu (28/3).

Baca Juga:

Ketua PSHT Ranting Bringin, Sukiman menegaskan bahwa Tes Putih Kecil kepada siswa PSHT itu guna menuju ke Tes Calon Warga PSHT Ranting Bringin yang akan di laksanakan 6 bulan kedepan.

“Selanjutnya setelah latihan sabuk putih kecil selama 6 bulan kedepan, siswa akan mengikuti Tes Calon Warga. Kemudian barulah akan dilakukan pengesahan,” jelasnya dalam keterangannya saat di temui dero.ngawikab.id, pada minggu malam.

Semua Kegiatan Ujian Menerapkan Prokes Covid-19 secara ketat

Ia mengungkapkan, dalam tes putih untuk kali ini, mengingat masih masa pandemi Covid-19, tes dilaksanakan selama tiga malam.

“Jadi karena ini masih pandemi, kita sebagai warga PSHT yang taat kepada pemerintah, untuk tes atau ujian putih ini dilaksanakan selama tiga malam dan itupun dalam pelaksanaannya sangat mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 ” ungkapnya.

Baca Juga:

Ketua Ranting Bringin Sukiman beserta Kapolsek Bringin dan Babinsa

Sukiman membeberkan, hingga saat ini Kepengurusan PSHT Ranting Bringin dipimpinnya, tetap loyal dan dan berpegang teguh pada PSHT yang berpusat di Jalan Merak Nomor 10 Kelurahan Nambangan, Kota Madiun, Jawa Timur, dengan Ketua Umum Moerdjoko (Hasil Prapatan luhur/Parluh 2021).

PSHT Ranting Bringin sejak berdiri pada tahun 1984 silam , kini telah memiliki anggota sebanyak 4000 lebih warga. Yang masuk data anggota PSHT adalah yang sudah pengesahan dan masuk buku besar,” tuturnya.

“Kepada seluruh siswa PSHT Ranting Bringin, terutama yang baru saja ikut Tes Putih, selamat atas kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses. Tetap berpedoman dengan AD/ART dan Pepacuh (ajaran) PSHT Pusat Madiun dengan Ketua Umum Kang Mas Moerdjoko,” pesannya.

Baca Juga:

Disinggung terkait telah terjadinya dualisme kepengurusan PSHT di Indonesia, Sukiman mengatakan,

Acara sambung Persaudaraan

“ Alhamdulillah untuk Kepengurusan PSHT Ranting Bringin yang saya pimpin 100% satu komando masih loyal kepada Kepengurusan PSHT Berpusat di Madiun, dibawah pimpinan Ketua Umum Kang Mas Moerdjoko,” ujarnya.

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Baca Juga: Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Dualisme kepengurusan PSHT tersebut menurut Sukiman, tak terlalu berefek terhadap Kepengurusan PSHT Ranting Bringin yang dipimpinnya.

“Saya imbau kepada adik-adik atau warga PSHT Ranting Bringin , agar tetap menjaga kondusifitas dengan adanya dualisme kepengurusan ini. Jangan mudah terpancing provokasi orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena itu akan menjadi titik lemah sebagai serangan,” instruksinya.

Perwakilan siswa setelah mendapat sabuk Putih

Baca Juga Pos Berita Sebelumnya:

Sukiman menyebut, dalam PSHT diutamakan adalah rasa persaudaraan, rasa sosial pengabdian kepada sesama, kepada masyarakat, serta kepada bangsa dan negara. Juga meliputi olahraga, beladiri, kesenian, dan kerohanian.