DERO.NGAWIKAB.ID – Sepuluh Desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi bersama BPD masing-masing menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) penetapan perubahan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021.

Seperti halnya Pemerintah Desa Dero kecamatan Bringin, sesuai materi yang disampaikan Pendamping Ahli Kabupaten Ngawi dan juga Pendamping Desa kecamatan bringin melalui zoom meeting yang dilaksanakan sebelumnya, menyepakati alokasi anggaran 8 persen dari dana desa, untuk membiayai PPKM Mikro, Sabtu (06/3).

Baca Juga: Zoom Meeting Penyesuaian Prioritas Penggunaan DD TA 2021 Untuk PPKM Mikro

Kesepakatan tersebut tercapai dalam musyawarah desa, di Aula Kantor Desa. Hampir semua unsur dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, mulai dari pemerintah desa, BPD, LKMD, RT, RW serta karang taruna.

Hasil pembahasan perdes tersebut, kemudian diserahkan Pemerintah Desa Dero kepada Ketua BPD, sehingga dapat disahkan.

Beberapa kebijakan yang diatur dalam perdes Dero ini di antaranya yakni, penggunaan dana desa minimal sebesar 8 % atau lebih kurang Rp 75 juta, untuk anggaran pelaksanaan dan pengaktifan posko PPKM Mikro Desa serta pembentukan tim Relawan Pemutakhiran Data SDGs dan IDM Tahun 2021.

Baca Juga:

Sebelumya dalam pembukaan zoom meeting, Camat Bringin, Supriyadi, pihaknya akan mendukung kebijakan yang dibuat Desa asal memiliki dasar yang yang jelas dan tidak merugikan masyarakat.

“Sepanjang ada dasar aturannya dan tidak merugikan masyarakat, tentu akan kami dukung,” jelas Supriyadi