DERO.NGAWIKAB.ID – Bulan Ramadhan ialah kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Berdasarkan salah satu hadis riwayat Ibnu Majah, dari Anas bin Malik ia berkata, ketika datang bulan Ramadhan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya bulan ini telah hadir kepada kalian. Di bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa diharamkan darinya, maka dia telah diharamkan kebaikan semuanya. Dan tidak diharamkan kebaikannya kecuali bagi yang terhalang dari kebaikan,”.

Masih menurut riwayat yang sama, hadis di atas juga diperkuat versi lain. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. “

Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 185 juga menjelaskan tentang kemuliaan yang dimiliki bulan Ramadhan. Melalui firman-Nya, bunyi ayat tersebut ialah sebagai berikut:

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ

Artinya,”(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).”

Baca Juga :

Selain itu, pada bulan Ramadan, Allah akan membuka pintu surga dan pintu neraka ditutup, berikut haditsnya:

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ

Artinya,”Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” (HR. Ahmad).

Masih terkait keistimewaan bulan Ramadhan, Gus Yusuf dalam Hikmah Puasa, Hal-Hal yang Batalkan Puasa dan lainnya turut menyampaikan bahwa “Barangsiapa yang menjalankan puasa Ramadhan karena betul-betul iman kepada Allah, Wahdi syaban. Dan hanya karena berharap ridha-Nya Allah Hufirollahu, maka Allah akan mengampuni seluruh dosa-dosanya.”

Doa Puasa Hari ke-16

Berikut adalah doa puasa hari keenam belas dalam bentuk bahasa Arab, latin, beserta terjemahannya.

اَللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr, wa jannibnî fîhi murâfaqatal asyrâr, wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâr, bi-ilâhiyyatika yâ Ilâhal ‘âlamîn.

Terjemahannya: Ya Allah, bimbinglah daku di dalamnya untuk meniru orang-orang yang berbuat kesalehan. Jauhkan daku di dalamnya dari berteman dengan orang-orang yang berbuat kejahatan. Kemba¬likan daku di dalamnya dengan rahmat-Mu ke dalam kediaman yang abadi dengan ilahiyat-Mu wahai Tuhan semesta alam.

Puasa Hari Ke-16 dan Malam Nuzulul Quran

Nuzulul Quran diperingati setiap malam ke-17 pada bulan Ramadhan setiap tahunnya. Pada Ramadhan tahun ini, malam Nuzulul Quran (malam 17 Ramadhan 1442 H) jatuh pada hari Rabu (28/4/2021) malam Kamis, sesuai kalender Masehi.

Malam Nuzulul Quran di Indonesia diperingati dengan berbagai macam kegiatan seperti tumpengan, pengajian, istighotsah, tahlil, hingga khataman Al-Qur’an.

Nuzulul Qur’an adalah peristiwa pertama kali diturunkannya wahyu Allah SWT berupa Al Qur’an yaitu Surah Al-Alaq ayat 1-5 kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi di Gua Hiro (Makah) pada malam ke-17 Ramadhan.

Dilansir dari tulisan A Nuril Huda dan Arwani Faisal di laman NU online, Nuzulul Qur’an yang diperingati oleh umat Islam adalah sebagai peringatan turunnya ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yakni ayat 1-5 Surat Al-Alaq.

Sumber : tirto.id

Baca Juga Pos Berita Sebelumnya: