DERO.NGAWIKAB.ID – Lailatulqadar ialah salah satu malam yang paling mulia. Bahkan, kemuliaannya juga disebutkan melalui Al-Qur’an surah Al-Qadr ayat 1 yang berbunyi:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan,”.

Maka, malam Lailatulqadar itu sangat erat kaitannya dengan peristiwa turunnya kitab suci umat Islam untuk pertama kali yang disampaikan melalui para malaikat.

Masih di surah yang sama, kemudian dilanjutkan ayat berikut. Dengan terjemahan:

“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar”.

Baca Juga :

Melihat begitu mulianya malam Lailatulqadar, selagi masih memasuki bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah ini adalah kesempatan bagi umat manusia untuk bisa merasakan malam Lailatulqadar tersebut.

Tanda Lailatul Qadar

Mengutip laman NU Online via artikel dengan judul “Lailatul Qadar: Anjuran Tak Memberi Tahu bagi yang Menjumpainya”, terdapat 4 tanda-tanda seseorang yang mampu menemukan malam Lailatulqadar sebagaimana menurut Syekh Abil Fadl al-Ghumari dalam kitab Ghayatul Ihsan. Yakni sebagai berikut:

1. Orang yang sedang melakukan sujud.

2. Cahaya yang tampak pada setiap sudut tempat, bahkan untuk tempat yang gelap gulita.

3. Mendengarkan sebuah panggilan dari malaikat.

4. Doa yang diterima atau dikabulkan saat malam tersebut

Berkaitan dengan kemuliaan malam Lailatulqadar, sejumlah hadis juga mampu menerangkan. Di antaranya ialah yang disampaikan melalui riwayat Al-Bukhari.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barang siapa yang beribadah pada lailatul qadar atas dasar iman dan mengharap Allah, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan atas dasar iman dan mengharap Allah, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.

Selain itu, dari ‘Aisyah ra juga menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Intailah malam qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Seperti dialansir laman Suara Muhammadiyah, doa yang biasa dibaca pada malam Lailatul Qadar ialah seperti berikut ini:

اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنّي

Artinya,”Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Pemurah, dan menyukai memberikan maaf, maafkanlah aku”.

Doa Puasa Hari ke-25

Berikut adalah doa puasa hari ke-25 bulan Ramadan dalam bentuk tulisan bahasa Arab, Latin, beserta terjemahannya.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّيْنَ

Latin:

Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati

khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn

Terjemahan:

“Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh- musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi”.

Sumber : tirto.id

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :