Sambatan, Wujud Kearifan Lokal Dan Gotong-royong

Sambatan, Wujud Kearifan Lokal Dan Gotong-royong

DERO.NGAWIKAB.ID – Hidup di lingkungan pedesaan mengajarkan kita untuk dekat dengan alam dan sesama manusia. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari interaksi sosial sehari-hari di masyarakat.

Tradisi “sambatan” salah satunya. Tradisi yang satu ini menunjukkan rasa empati dan kepedulian sosial masyarakat di lingkungan pedesaan masih tinggi. Sambatan adalah istilah yang biasa digunakan masyarakat desa untuk mendirikan atau memperbaiki rumah warga secara gotong-royong.

Berasal dari kata dasar dalam bahasa jawa, “sambat” dan akhiran “an”. “Sambat” berarti kalimat penghibaan atau permintaan bantuan,dan “an” merujuk pada aktifitas/tindakan/perbuatannya.

Berita Terkait :

Jika salah satu warga ingin mendirikan/memperbaiki rumah, si empunya rumah akan “sambat” meminta bantuan kepada para tetangga sebelum mendirikan rumah. Permintaan bantuan biasanya dilakukan dari rumah ke rumah. Hal itu menunjukkan adab atau sopan santun sekaligus penghormatan kepada tetangga yang dimintai bantuan.

Proses pendirian rumah yang dilakukan secara gotong-royong oleh warga menunjukkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan, pemandangan yang tidak dapat dijumpai di perkotaan. Pekerjaan berat sekalipun jika dilakukan bersama-sama maka akan terasa ringan.

Satu hal yang menjadi ciri khas utama “sambatan” adalah mereka tidak dibayar sama sekali untuk pekerjaan ini. Yang dilakukan warga hanyalah bentuk menjaga kerukunan dan kepedulian sosial yang telah diwariskan turun temurun oleh para pendahulu.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Yon Armed 12 Kostrad Ngawi Bagi Ribuan Nasi Kotak

Yon Armed 12 Kostrad Ngawi Bagi Ribuan Nasi Kotak

DERO.NGAWIKAB.ID – Sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat dirasakan, khususnya warga kurang mampu, Batalyon Armed 12 Kostrad Ngawi bagikan ribuan nasi kotak kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi.

Komandan Batalyon Armed 12 Kostrad Ngawi, Letkol Arm Didik Kurniawan, S.IP mengatakan kegiatan sosial pembagian ribuan nasi kotak merupakan bentuk partisipasi Batalyon Armed 12 Kostrad Ngawi membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

“TNI dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat sehingga selama pandemi Covid-19 turut hadir bersama masyarakat,” terang Letkol Arm Didik Kurniawan, S.IP kepada dero.ngawikab.id.

Dalam kegiatan sosial dalam rangka Kostrad Peduli dan sekaligus ulang tahun Yon Armed 12 Kostrad Ngawi ke 59 tahun itu, setidaknya
2 ribu lebih nasi kotak dibagikan kepada warga.

Pembagian nasi kotak sendiri menyasar empat warga desa, di antaranya Desa Dero, Cangakan, Sambirejo dan Kauman. Selain itu warga yang bermukim di sekitar asrama Yon Armed 12 Kostrad Ngawi juga turut mendapatkan pembagian nasi kotak.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

PPKM Diperpanjang, Polsek Bringin  Rutin Patroli Penegakan Disiplin Prokes

PPKM Diperpanjang, Polsek Bringin Rutin Patroli Penegakan Disiplin Prokes

DERO.NGAWIKAB.ID – Dengan adanya kebijakan pemerintah pusat tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021, Polsek Bringin secara rutin melaksanakan kegiatan patroli penegakan disiplin protokol kesehatan 5M menyasar warga masyarakat di wilayah Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, Rabu (21/07) malam.

Patroli Polsek Bringin yang dipimpin oleh Bripka Dhani bersama satu anggota Polsek Bringin lainnya menggunakan Kbm dinas backbond menyusuri jalan raya di wilayah Kecamatan Bringin guna melakukan imbauan-imbauan yang bersifat tegas namun tetap humanis kepada warga masyarakat agar mematuhi segala bentuk imbauan tentang protokol kesehatan dan penerapan PPKM darurat.

Nampak dalam patroli malam hari kali ini, kerumunan sejumlah warga masyarakat di tepi jalan disambangi oleh patroli Polsek Bringin dan diberi imbauan agar membubarkan diri untuk pulang kerumah masing-masing berhubung tidak ada kepentingan yang urgensi, terlebih kurang mematuhi protokol kesehatan selain berkerumun tidak jelas sebagian warga masyarakat juga tidak memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.

Melalui upaya-upaya tersebut diatas jajaran Polres Ngawi khususnya Polsek Bringin berharap bisa mengedukasi warga masyarakat secara luas tentang pentingnya kerjasama yang baik dengan semua pihak dalam rangka percepatan penanganan penanggulangan pandemi COVID-19 yang masih saja terus berlangsung. Salah satunya dengan cara mematuhi Protokol Kesehatan 5M dan patuhi PPKM darurat

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19, Panitia Qurban Masjid Dan Musholla di Desa Dero Jalani  Swab Antigen

Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19, Panitia Qurban Masjid Dan Musholla di Desa Dero Jalani Swab Antigen

DERO.NGAWIKAB.ID – Sedikitnya 33 Panitia dan 4 takmir masjid di wilayah Desa Dero serta semua perangkat desa Dero, siap mengawal dan menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi.

Sebelum bekerja untuk pemotongan hewan qurban, seluruh kepanitiaan 60 orang harus menjalani swab antigen, untuk memastikan panitia qurban, tidak terkonfirmasi virus Covid-19, dikarenakan sekarang ini sedang mengalami peningkatan.

Kades Dero, Ariyadi, saat dikonfirmasi dero.ngawikab.id, mengatakan, “Panitia Qurban tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), Dalam membagikan daging qurban untuk dibagikan ke masyarakat yang ada Desa Dero,” kata Ariyadi, Senin (19/07).

Ditambahkan Ariyadi, untuk tahun ini ada 3 ekor sapi dan  47 ekor kambing, untuk dibagikan kepada warga yang ada di 4 Dusun di Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi

“Alhamdulillah, hari ini kita sedang menjalani Sweb Antigen, yang ditujukan untuk para panitia qurban dan satgas Covid-19, hal ini dilakukan untuk memastikan panitia qurban tidak terpapar virus Covid-19, dan hasilnya semua negatif,” tutup Ariyadi

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Kemensos Cairkan BST Pos di PPKM Darurat, Ini Jadwal Lengkapnya !!

Kemensos Cairkan BST Pos di PPKM Darurat, Ini Jadwal Lengkapnya !!

DERO.NGAWIKAB.ID – Imbas dari dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DARURAT yang dilaksanakan mulai 03 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021, akhirnya pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui PT POS Indonesia.

Dalam perguliran jadwal penyaluran BST se-Kabupaten Ngawi khususnya untuk Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, sudah terlampir yaitu, pada Rabu (21/7) pukul 07.00 s/d 09.00 Wib.

5_6311975481134547680

Tertera dalam jadwal penyaluran BST bulan ini, untuk jumlah kuota Desa Dero sendiri, terdaftar ada 77 orang bagi calon penerima bantuan dari KEMENSOS tersebut.

Lebih lengkapnya jadwal penyaluran BST se-Kabupaten Ngawi Klik Disini

Pemdes Dero Manfaatkan Dana Desa Untuk Bangun TPT

Pemdes Dero Manfaatkan Dana Desa Untuk Bangun TPT

DERO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, memanfaatkan Dana Desa (DD) tahun 2021 untuk pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di Dusun Tegal Duwur RT 01 RW 01 dengan anggaran senilai Rp 71.830.000 sepanjang 110 meter dan tinggi 0.85 meter yang bersumber dari Dana Desa 2021.

Kepala Desa Dero, Ariyadi mengatakan, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkokoh akses jalan desa menuju persawahan dan juga makam. Selain itu juga untuk mempermudah akses perekonomian warga setempat.

Baca Juga :

“Ini juga untuk mencapai tujuan mensejahterakan masyarakat. Oleh sebab itulah Pemerintah Desa Dero memanfaatkan dana dari Pemerintah ini dengan maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Ariyadi Kades yang selalu akrab dengan warganya ini dirinya termotivasi menjadikan desa yang dipimpin menjadi desa terbaik sehingga perlu berfikir positif dan menjadikan semua dusun di Desa Dero harus maju.

“Persaingan antar desa untuk membangun dan memperbaiki desa masing-masing menjadi motivasi tersendiri bagi kepala desa,’’ terangnya, Rabu (07/07).

Papan Proyek TPT Dusun Tegal Duwur

Lebih lanjut dikatakan, satu per satu rencana pembangunan fisik yang ada di desanya telah dimusyawarahkan dan disepakati bersama antara Pemerintahan Desa, TPK, BPD, LPMD, RT, RW, dan tokoh masyarakat yang sudah dituangkan dalam APBDesa ataupun RKPJM Desa yang terlaksana sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Sementara itu, salah satu warga desa setempat, sebut saja Sukardiono memberikan tanggapan tentang dibuatnya TPT tersebut. Sukardiono pun mengaku sangat bangga kepada kepala desa yang sudah menganggarkan tiap-tiap dusun untuk ditalut jalannya supaya tidak terjadi penggerusan tanah.

“Karena dengan dibangunnya TPT ini jalan menuju makam dan persawahan jadi bagus dan mempermudah akses warga, ” pungkasnya.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya: