Pemkab Ngawi Melalui Dinas Perkim Menyerahkan Buku Tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

Pemkab Ngawi Melalui Dinas Perkim Menyerahkan Buku Tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

DERO.NGAWIKAB.ID – Sehubungan dengan adanya Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2020 Pemerintah Kabupaten Ngawi Melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Ngawi bersama dengan Tenaga Fasilitator melaksanakan kegiatan Serah Terima Buku Tabungan (BSPS) TA. 2020 di Pendopo Kantor Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Senin (6/7/20)

Baca Juga :

Pelaksanaan kegiatan ini tetap dengan memperhatikan Protokol Kesehatan dari Pemerintah. Penerima bantuan yang hadir dalam kegiatan diwajibkan memakai masker,cek suhu dan di siapkan tempat cuci tangan juga Handsanitizer serta tetap menjaga jarak dengan menempati kursi yang sudah diatur agar tidak terjadi kontak fisik.

Para Penerima Yang Hadir Di cek suhu dan wajib bermasker,

Hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala desa dero, Camat Bringin yang diwakili Sekcam Bringin, Tim Dari Dinas Perkim Ngawi, Pendamping yang merupakan Tenaga Fasilitator serta petugas dari Bank Nasional Indonesia (BNI) Ngawi.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Ngawi yang di wakili Pratiwi S.T  ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Kabupaten Ngawi memang cukup banyak warga yang kurang mampu, berkaitan dengan rumah tempat tinggalnya. Oleh karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Ngawi baik melalui APBN maupun APBD berupaya keras untuk mengentaskan mereka, sehingga kedepannya nanti atau selama pemerintahan saat ini sudah teratasi, artinya tidak ada lagi orang yang rumahnya tidak layak.“Salah satu upayanya dengan melalui program pemerintah pusat melalui BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

Baca Juga : Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Jamasan Pusaka Ngawi Tetap Dilaksanakan.

Pembangunan Perumahan Swadaya merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam upaya menjawab Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Bidang Perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Ngawi. Program ini pada dasarnya merupakan stimulan atau pendorong bagi warga masyarakat miskin untuk dapat memperbaiki rumahnya baik yang rusak sedang, rusak berat maupun untuk pembangunan baru sehingga nantinya warga masyarakat miskin dapat menempati rumah yang sehat dan layak huni,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan sedang Tanda tangan untuk Menerima buku Rekening

Lanjut Pratiwi, namun dari pemerintah daerah tidak berpangku tangan dari pemerintah pusat, melalui APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) juga melakukan kegiatan PID bernama RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang sama dengan BSPS namun hanya berbeda istilah.

Tak Kenal Maka Tak Sayang,Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Sedangkan BSPS Strategis 2020 di kabupaten Ngawi sebanyak 182 Penerima bantuan yang tersebar di 13 desa dari 10 Kecamatan, yaitu Kecamatan Ngrambe,Sine, Mantingan, Karanganyar, Geneng, Bringin, Paron,Pangkur, Jogorogo dan Kecamatan Kedunggalar.

“Khusus pada saat ini melalui APBN Tahun 2020 Kementrian PUPR telah memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Strategis untuk rehab sedang dan berat sebanyak 182 Penerima Bantuan untuk kabupaten Ngawi. 1 Penerima rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp. 17.500.000,- yang terdiri dari untuk bahan material  sebesar Rp. 15.000.000,- dan bantuan upah tukang sebesar Rp. 2.500.000,- dan diserahkan kepada penerima manfaat melalui Bank Nasional Indonesia (BNI) Ngawi. Sedangkan serah terima buku tabungan untuk hari dilakukan di 3 Desa di kecamatan Bringin yakni desa Dero, Krompol dan kenongorejo,” pungkasnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
KPM Dari 10 Desa Di Kecamatan Bringin Terima BST Kemensos Tahap III

KPM Dari 10 Desa Di Kecamatan Bringin Terima BST Kemensos Tahap III

DERO.NGAWIKAB.ID – Ratusan masyarakat dari sepuluh Desa di dalam wilayah Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, memadati Pendopo Kantor Camat setempat, Minggu, 05/07/2020.

Baca Juga :

Kedatangan sejumlah warga tersebut adalah untuk pengambilan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap III, yang disalurkan oleh Pihak PT Pos Cabang Ngawi

Hasil pantauan awak media terlihat warga rela berantrian panjang menunggu proses dana BST sebesar Rp 600 ribu rupiah per KK yang menjadi KPM, prosesi penyaluran itu mendapat pengawalan ketat oleh pihak ke polisian, serta pengawasan dari pihak Muspika, hingga kegiatan itu berlangsung tertib, sesuai Protokol Kesehatan Covid-19.

Jadwal Pelaksanaan Pembagian BST

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Bringin yang akrab di panggil Mas Edi mengatakan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap III sesuai jadwal ini nanti di bagi 3 tahap , yaitu hari ini,Hari Sabtu dan hari Minggu depan.

Edi juga menambahkan Besaran bantuan yang diterima per KK adalah 600.000,- dan Pembagian BST kali ini, diperuntukan bagi 1885 Kepala Keluarga (KK) penerima yang terdiri dari warga 10 Desa yang ada di Kecamatan Bringin Penyaluran dilakukan lansung oleh Petugas PT Pos Cabang Bringin,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Bringin AKP Suparman mengatakan sejumlah personel telah disiagakan guna menjaga keamanan dan menghindari gangguan selama penyaluran bantuan.

“Sejumlah personel kami siagakan, untuk mengawal penyaluran BST serta mengantisipasi adanya kecurangan saat penyaluran,” jelasnya.

Suparman juga menambahkan dalam rangka mengurangi kepadatan dan penyebaran virus Covid-19, kita telah memberikan arahan dan imbauan sebelum masyarakat penerima BST memasuki Pendopo untuk antri menerima bantuan. “Saya harap kepada bapak dan ibu sekalian agar dapat menjaga jarak, memakai masker disaat antri menunggu panggilan masuk kedalam Aula menerima BST dari pemerintah demi kesehatan bersama. Setelah menerima BST tersebut, agar mencuci tangan terlebih dahulu ditempat yang telah disediakan.

Para KPM Wajib Bermasker dan Jaga Jarak

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Sementara itu Camat Bringin Supriyadi mengharapkan kepada Masyarakat penerima Bantuan agar bantuan yang diterima dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin dan tidak menggunakan ke hal yang tidak penting,”harapnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Harga Gabah Kering Panen di Ngawi Stabil

Harga Gabah Kering Panen di Ngawi Stabil

DERO.NGAWIKAB.ID – Harga gabah kering panen (GKP) di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada musim panen raya awal bulan Juli 2020 terpantau stabil.

Baca Juga :Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Jamasan Pusaka Ngawi Tetap Dilaksanakan.

Seorang petani di Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Supriyanto mengatakan harga GKP di tingkat petani saat ini antara Rp4.000 hingga Rp4.300 per kilogram.

“Harga gabah petani cenderung stabil, yakni Rp 4.200 per kilogram, bahkan jika bagus, bisa sampai Rp4.200 hingga Rp4.300 per kilogram,” ujar Supriyanto, Sabtu (4/07)

Menurut dia, para petani di desanya memilih langsung menjual gabahnya ke pedagang karena dinilai lebih menguntungkan. Apalagi, saat ini harganya tergolong sedang bagus.

Harga tersebut juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga GKP yang ditetapkan pemerintah atau HPP sebesar Rp4000 per kilogram di penggilingan.

“Untuk gabah kering panen yang telah dikeringkan harganya bisa lebih tinggi lagi, yakni mencapai Rp4.500 per kilogram,” katanya.

Petani lainnya Suratmin mengaku kualitas padi yang dipanen di kawasan desanya kali ini relatif normal karena kondisi cuaca sedang stabil panas dan tidak terjadi serangan hama yang signifikan.

Ia menyatakan untuk setiap are tanaman padi diperkirakan bisa menghasilkan gabah sekitar 70 hingga 80 kilogram.

“Kalau mutunya bagus dan dijemur terlebih dulu, per kilogramnya bisa mencapai Rp4500 atau Rp450 ribu per kuintalnya,” katanya.

Para petani setempat mengaku bersyukur hasil panen kali ini tergolong bagus, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi saat Pandemi Covid-19.

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Monitoring DD Dan ADD Di Desa Dero, Sarana untuk membina Tata Kelola Administrasi Desa Yang Lebih Baik

Monitoring DD Dan ADD Di Desa Dero, Sarana untuk membina Tata Kelola Administrasi Desa Yang Lebih Baik

DERO.NGAWIKAB.ID – Tim Verifikasi dari unsur Pemerintah Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi mulai melaksanakan monitoring dan evaluasi program anggaran DD dan ADD tahap I Tahun 2020 di wilayah kecamatan setempat, Jum’at (3/7).

Berita Terkait :

Tim Monev dipimpin oleh Sapto Nugroho mewakili Camat Bringin Drs. Supriyadi,M.Si, Pendamping Lokal Desa (PLD) dan hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Dero beserta Perangkat Desa, BPD Desa Dero, PTPKD, TPK dan KPMD Desa Dero.

Monitoring Dan Pengarahan tentang penarikan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB)

“Kegiatan monitoring dan evaluasi di Desa Dero ini adalah desa ke Lima yang sudah di laksanakan sesuai jadwal dan akan berlanjut ke desa lainnya di kecamatan bringin. Tujuannya untuk melihat progres kegiatan,” terang Kasi Pemerintahan Sapto Nugroho,

Pelaksanaan monev tersebut, lanjut dia, dilakukan dengan mengecek langsung pembangunan fisik sekaligus memeriksa ketertiban administrasi yang dilaksanakan aparat Desa.

Baca Juga : Jalankan Kebijakan New Normal, Pemkab Ngawi Aktifkan Pos Pantau di Karangjati

Peserta yang hadir dalam kegiatan monitoring

Selain itu, Monitoring dan evaluasi tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa agar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Saat ini sudah memasuki minggu pertama di bulan juli. Kami berharap Desa segera mengejar melaksanakan kegiatan yang telah terprogram baik fisik maupun non fisik agar tahapan kegiatan selanjutnya berjalan tanpa ada hambatan terutama dari segi administrasi,” pintanya.

Mengecek Lokasi Pembangunan Fisik Drainase

Tak Kenal Maka Tak Sayang,Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Selain melakukan monev, pihaknya juga turut melaksanakan kegiatan pembinaan bagi aparatur desa dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai pemerintah dibawah kecamatan. Harapnya, melalui kegiatan itu aparatur desa semakin memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

“Ya, pembinaan yang dilakukan juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan monitoring, harapan kami aparatur desa dalam menjalankan tupoksinya. Selain itu terkait dengan program DD, kecamatan memiliki peran terhadap pemerintah Desa mulai dari pembinaan, koordinasi, fasilitasi, serta pengawasan,” pungkasnya

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Desa Dero Pantau Penyaluran Bantuan Jaring Pengaman Sosial Provinsi Jawa Timur

Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Desa Dero Pantau Penyaluran Bantuan Jaring Pengaman Sosial Provinsi Jawa Timur

DERO.NGAWIKAB.ID – Bhabinkamtibmas Desa Dero Bripka Dhani Aditya bersama Babinsa Desa Dero Sertu Martono melakukan pemantauan penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial dari provinsi Jawa Timur yang terdampak covid-19 di Balai Desa Dero. Kamis (02/07/2020).

Berita Terkait : Bantuan Jaring Pengaman Sosial Propinsi Jatim Cair

Bantuan Jaring Pengaman Sosial Provisnsi Jawa Timur yang diterimakan berupa uang tunai senilai Rp 200 ribu rupiah per bulan ini adalah yang ke dua kalinya di terimakan pada penerima manfaat di desa dan dero, untuk Desa Dero penerima bansos Jaring Pengaman Sosial Provinsi Jawa timur berjumlah 45 orang.

Pemerintah akan terus berupaya bergerak cepat dalam menanggulangi pandemi Covid-19, termasuk membantu warga yang perekonomiannya terdampak Covid-19.

Setiap penerima manfaat di cek suhunya

Baca Juga :

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada penerima bansos agar tetap memakai masker,dan tetap jaga jarak atau physical distancing,”ucapnya.

Sementara Kapolsek Bringin AKP Suparman saat kami konfirmasi via telpon mengatakan, “kegiatan monitoring bansos yang dilakukan Personil Polri dan Koramil ini bertujuan untuk memastikan bansos dapat diterimakan langsung kepada warga dan tepat sasaran sesuai data,”ujarnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Kades Dero : “Walaupun New Normal Kita Tetap Taati Himbauan Pemerintah “

Kades Dero : “Walaupun New Normal Kita Tetap Taati Himbauan Pemerintah “

DERO.NGAWIKAB.ID – Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi berhasil mempertahankan status zona hijau. Hal itu terkait dengan tidak ditemukannya warga yang terdeteksi positif Corona Virus Disease (Covid-19) hingga Rabu (01/7/20).

Baca Juga : Operator Website Resmi Desa Dero Terima Sertifikat Webinar Dari Dinkominfo Ngawi

Dengan keberhasilan tersebut, bukan berarti terbebas dari Covid-19. Justru saat masa pelonggaran beraktivitas , Pemerintah Desa Dero lebih waspada dan gencar dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat

Hal ini di sampaikan Kepala Desa Dero saat memimpin Konferensi Perangkat Desa“Kita tetap melakukan kegiatan Sosialisasi  Covid-19 saat pelonggaran beraktivitas diberlakukan. Justru dengan adanya pelonggaran ini lebih rentan terhadap penyebaran Covid-19, apalagi sampai hari ini di kabupaten Ngawi ada 26 orang yang positif Covid-19 .” Terang Kades Dero Ariyadi.

Konferensi Rutin Perangkat Desa Dero Setiap Hari Rabu

“Mari kita bersama-sama, sebagai perangkat Desa harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat dan jangan bosan-bosannya untuk mensosialisasikan himbauan – himbauan pada masyarakat  .”Harap Ariyadi.

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Disadari bila dalam mempertahankan Desa Dero berstatus zona hijau cukup berat. Selain kerja keras selama ditetapkan darurat Covid-19, Pemerintah Desa Dero juga harus menjalankan program yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Penanggulangan Covid-19 masih menjadi prioritas utama Pemerintah Desa Dero. Namun program yang lain juga harus dilaksanakan. Dan itu penting untuk masyarakat.” Pungkasnya

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0