Bupati Ngawi: Aplikasi Srigati Arahan dari KPK

Bupati Ngawi: Aplikasi Srigati Arahan dari KPK

DERO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus berupaya meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan pemerintahan desa. Upaya peningkatan tersebut tidak hanya sebatas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) saja, namun juga hal lain seperti pengelolaan data dan informasi.

Implementasi peningkatan tersebut salah satunya diwujudkan dengan melaunching Aplikasi Srigati pada Rabu (2/2) di Kurnia Convention Hall Jalan Insinyur Soekarno, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Selain upaya untuk profesionalisme pelaksanaan pemerintahan desa, launching Aplikasi Srigati juga dimaksudkan sebagai wujud dari arahan KPK terkait pengoperasian aplikasi terintegrasi.

“Pengelolaan Dana Desa (DD), atas arahan KPK harus memiliki aplikasi terintegrasi. Sehingga dalam rangka monitoring evaluasi itu bisa dilihat dengan mudah, presisi, akuntabilitasnya semakin hari semakin baik,” kata bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat launching Aplikasi Srigati.

Lanjutnya, Bupati Ngawi juga menegaskan bila aplikasi Srigati merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dalam mendampingi pemerintahan desa baik dalam penyusunan perencanaan sampai output maupun outcomenya.

“Ini sebagai komitmen kita mendampingi seluruh kepala desa, di desa masing-masing, supaya dalam penyusunan mulai dari perencanaan di APBDes nya, sampai implementasi output, outcome, dan manfaatnya itu bisa jelas terpantau indikatornya,” lanjut Ony

Ony meyakini bila aplikasi Srikandi ini akan berjalan sesuai rencana. Hal itu mengacu pada perkembangan Open SID yang cukup pesat sekali baru dilaunching.

“Kalo kita tidak memulai kita tidak akan pernah tahu. Yang jelas baik itu peningkatan SDM dari operator, juga rutin kita lakukan peningkatan. Dan kita lihat sudah luar biasa perkembangannya, kita nantinya singgel Open SID, secara data bisa terintegrasi,” pungkas Ony

Secara garis besar aplikasi Srigati sendiri merupakan sarana untuk pelayanan secara digital maupun sebagai penyimpan data-data seluruh desa di Kabupaten Ngawi.

Baca Juga Pos Berita Sebelumnya :

Tingkatkan Pengelolaan Informasi Desa, DPMD Ngawi Launching Aplikasi Srigati

Tingkatkan Pengelolaan Informasi Desa, DPMD Ngawi Launching Aplikasi Srigati

DERO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan launching Aplikasi Sistem Informasi Desa Terintegrasi (Srigati). Launching bertempat di Kurnia Convention Hall Jalan insinyur Soekarno Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Rabu (2/2).

Hadir pada kesempatan ini Bupati Ngawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Kepala DPMD Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, camat se-Kabupaten Ngawi, kepala desa se-Kabupaten Ngawi, ketua BPD se-kabupaten Ngawi dan Kepala Bank Jatim Cabang Ngawi.

Pada sambutannya, Bupati Ngawi mengharapkan Aplikasi Srigati akan memberikan dampak positif pada kemajuan pengelolaan informasi, khususnya untuk pemerintahan desa.

“Pemerintah desa yang baik harus semakin baik dan segala persyaratan harus kita lengkapi. Memberikan pelayanan kepada masyarakat baik akuntabilitas, yang manfaatnya bisa dirasakan,” terang Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi.

Sementara, Kepala DPMD Kabupaten Ngawi menekankan pentingnya penggunaan Aplikasi Srigati. Selain untuk mempermudah penyimpanan data dan pelayanan, aplikasi Srigati diharapkan menjadi batu loncatan ke arah digitalisasi desa.

“Selain Komitmen dengan Bank Jatim, hari ini kita akan melaunching aplikasi Srigati. Aplikasi ini yang nantinya menjadi sarana layanan digital,” terang Kabul Tunggul Winarno Kepala Dinas DPMD.

Selanjutnya, Kabul menyampaikan bila ada keterlambatan dalam penyusunan peraturan bupati terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

“Pagu definitif biasanya kita terima pada bulan Oktober-November, tahun ini kita terima akhir November. Makanya penyusunan ABPDes agak terlambat,” lanjut Kabul.

Setelah dilakukan sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi pengelolaan anggaran desa. Dalam pemaparannya ini, tampil sebagai narasumber Arif Saifuddin dari DPMD Kabupaten Ngawi.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Ketua Forwebsa Sambut Baik Aplikasi Srigati

Ketua Forwebsa Sambut Baik Aplikasi Srigati

DERO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berencana melaunching Aplikasi Sistem Informasi Desa Terintegrasi (Srigati). Rencana tersebut terungkap melalui surat dengan Nomor 006/01.522/404.312/2022 tanggal 31 Januari 2022 yang ditujukan ke camat se-Kabupaten Ngawi.

Dalam keterangannya, surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi tersebut menyatakan bila kegiatan akan dilangsungkan di Kurnia Convention Hall Jalan Ir. Soekarno, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Rabu (2/2/2022)

Masih terkait isi surat, DPMD Kabupaten Ngawi juga mengundang kepala desa dan ketua BPD melalui camat. Hal tersebut berkaitan dengan kerja sama pelayanan perbankan maupun sosialisasi penyusunan APBDes Tahun Anggaran 2022.

Tentang Aplikasi Srigati, DPMD Kabupaten Ngawi berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik. Hal itu terkait dengan pengadaan maupun pengelolaan aplikasi yang saat ini sudah aktif di ratusan desa yang ada di Ngawi.

“Dengan keberadaan aplikasi Srigati, diharapkan mampu memberikan pelayanan lebih efektif maupun efisien secara digital. Selain itu aplikasi Srigati juga akan menjadi di sarana penyimpan data-data statistik di setiap desa masing-masing,” terang Arbangi Ketua Forwebsa Kabupaten Ngawi.

Lebih lanjut, pria yang aktif dalam kegiatan sosial tersebut juga mengharapkan pada operator SID Untuk mewujudkan profil desa melalui aplikasi yang sudah diaktifkan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik.

“Kita harapkan untuk desa-desa yang sudah diberikan akses SID segera melakukan input data. Dengan demikian, desa akan memiliki informasi yang akurat dan update,” Lanjut Arbangi.

Seperti diketahui bila Kabupaten Ngawi sendiri sudah memiliki website desa. Namun seiring berjalannya waktu dan tuntutan standar pelayanan, Desa memerlukan aplikasi multifungsi seperti Open SID.

“Secara fungsi website desa tidak mampu mengcover seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan pemerintahan desa. Jadi pengoperasian sistem Open SID ini merupakan solusi tepat. Karena, selain untuk publikasi maupun menyimpan data, juga bisa dipakai untuk pelayanan,” pungkas Arbangi.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Pendampingan Analisis Kurikulum dan Data Madrasah Diniyah

Pendampingan Analisis Kurikulum dan Data Madrasah Diniyah

DERO.NGAWIKAB.ID – Bupati Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan Pendampingan Analisis Kurikulum dan Data Madrasah Diniyah Takmiliyah yang dilakukan FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ) di R.M Notosuman, Desa watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Kamis, (27/01/22).

Turut hadir dalam acara ini Ketua FKDT  Afifudin Khoir, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Timur Husnul Marom dan Kepala Kementerian Agama Ngawi, Zaenal Arifin.

Diawal sambutannya, Bupati Ngawi mengapresiasi kegiatan ini dan komitmen peserta yang ingin mewujudkan kualitas pendidikan baik secara formal, akademik maupun karakter bagi generasi penerus di Kabupaten Ngawi, “Hal ini sejalan dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk percepatan peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia), dari sisi kualitas pendidikan di Ngawi,” katanya.

Dikatakan Ony Anwar Harsono bahwa lembaga bisa melakukan intervensi terhadap  peningkatan mutu kualitas pendidikan, bahkan harus terus dilakukan dan sempurna, “Tentu saja  dalam kelembagaan banyak hal yang harus kita sempurnakan. Dan, semata-mata ruhnya anak didik kita, bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik  dari apa yang kita niatkan bersama,” jelas Bupati.

Ony Anwar Harsono yakin dengan niat yang baik semua pihak, kualitas pendidikan di Kabupaten Ngawi bisa terwujud, “Mewujudkan peradaban generasi penerus yang jauh lebih baik,” lanjutnya.

Bupati Ngawi berharap kedepan antara Dinas Pendidikan dan anggota FKDT dapat bersinergi sekaligus dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Disela kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi untuk seluruh peserta anggota FKDT oleh DPW FKDT Jawa Timur dan Kasi Pendidikan MDT (Madrasah Diniyah Ta’miliyah) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Sumber: Kominfo Ngawi

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

KPU Ngawi Sosialisasi Demokrasi dan Penyelenggaraan Pemilu kepada Siswa SMK Mutu

KPU Ngawi Sosialisasi Demokrasi dan Penyelenggaraan Pemilu kepada Siswa SMK Mutu

DERO.NGAWIKAB.ID – Panasnya sinar matahari yang menerpa tidak menyurutkan antusiasme para siswa SMK Muhammadyah Satu (Mitu) Ngawi dalam mengikuti kegiatan sharing pengetahuan tentang penyelenggaraan pemilu dari KPU Ngawi pada Sabtu (29/01/2021) siang.

“Kita mau belajar tentang demokrasi dan penyelenggaraan pemilu bersama dengan KPU Ngawi. Makanya, yang serius ya dalam menyimak apa yang kami sampaikan,” sapa Aman Ridho Hidayat, komisioner KPU Ngawi mengawali materi.

Kehadiran Ridho di tengah para siswa untuk berbagi pemahaman tentang demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Terlebih hari itu bertepatan dengan pemilihan ketua organisasi sekolah, yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMK Muhammadyah Satu Ngawi.

Sebelumnya, para pelajar telah menggunakan hak pilih dalam pemungutan suara yang bertempat di salah satu ruang kelas. Dengan 3 bilik suara dan satu kotak suara, panitia memberikan kesempatan para siswa untuk memilih ketua dari empat calon yang ada. Sedangkan jumlah pemilih di SMK Mutu sebanyak 300 siswa.

Ridho juga memberikan apresiasi besar kegiatan pemilihan ketua IPM yang berlangsung demokratis. Menurut dia, hal itu adalah bagian pelaksanaan demokrasi di sekolah.

Di sela-sela memberikan materinya, Ridho juga mengajak siswa-siswi untuk berani berpendapat dan menjawab pertanyaan serta memberikan hadiah bingkisan bagi siswa yang menjawab benar.

“Berani mengeluarkan pendapat sudah merupakan hal bagus sebagai bagian dari unsur dalam berdemokrasi itu sendiri. Maka, jangan takut berpendapat,” kata Ridho.

Lebih lanjut, Ridho mengingatkan bahwa para pelajar sebagai pemilih pemula harus aktif dalam berdemokrasi. Memahami calon, baik calon oresiden dan wakilnya, calon wakil rakyat yang akan duduk di DPR maupun DPRD, serta calon kepala daerah seperti gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati maupun walik ota dan wakil walik ota.

Kepala SMK Mutu Ngawi M. Imam Syamsudin mengaku menyambut baik kerja sama dengan KPU yang telah mendukung agenda pendidikan pemilih untuk para siswa.

Ke depan, pemilihan ketua organisasi lainnya juga akan dilaksanakan dengan pelaksanaan pemungutan suara sebagai bentuk pendidikan politik dan keberlanjutan praktik belajar berdemokrasi. “Sebagai calon pemilih pemula, para siswa patut mendapatkan pendidikan pemilu yang demokratis,” tegas Imam Syamsudin.

Baca Juga Pos Berita Sebelumnya :

Hadiri Wisuda Tahfidz Al Qur’an SMP Islamiyah Widodaren, Bupati Ngawi Berikan Apresiasi

Hadiri Wisuda Tahfidz Al Qur’an SMP Islamiyah Widodaren, Bupati Ngawi Berikan Apresiasi

DERO.NGAWIKAB.ID – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarsono hadiri wisuda Tahfidz Al-Qur’an SMP Islamiyah Widodaren di Gedung Serbaguna Desa Walikukun, Sabtu (15/01/22).

Dalam sambutannya Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memberikan apresiasi untuk pengajar SMP Islamiyah Widodaren atas inovasi dan kreativitasnya mendidik ditengah pandemi Covid-19 ini baik formal maupun non formal dan berhasil membentuk siswa berkarakter.

. Hal ini tak lepas dari peran para pengajar disaat pandemi ini, terus memberikan inovasi dan kreatifitasnya membentuk siswa berkarakter.
“Jadi selama pandemi ini, para Ustadz dan Ustadzah terus berkreatifitas serta berinovasi mengisi kekosongan waktu siswa untuk menghafal Al-Qur’an. Dan, Alhamdulillah bisa hafal Juz 30 sampai Juz 28. Tidak hanya itu, para Ustadz dan Ustadzah juga terus memberikan pendidikan karakter untuk siswa agar bisa menjadi anak cerdas dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Apresiasi juga diberikan Bupati Ngawi kepada keluarga besar SMP Islamiyah Widodaren karena telah memfasilitasi anak berkebutuhan khusus (ABK) sesuai yang diintruksikan Bupati Ngawi.
“Sekolah maupun pendidikan kita yang ada di Kabupaten Ngawi harus dalam ruh inklusif dan berkeadilan dalam memberikan fasilitas kepada anak khususnya anak dengan berkebutuhan khusus agar bisa memperoleh hak dan fasilitas yang sama,” tandasnya

Untuk siswa yang mengikuti wisuda Tahfidz ini, Ony Anwar Harsono ini juga berpesan untuk berpedoman ilmu yang diberikan Ustadz dan Ustadzah, “Agar tidak mudah terpengaruh oleh hal – hal negatif disekitar kita,” katanya.

Sumber : FB@ngawikab_

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :