Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Keluarkan Surat Edaran Terbaru,Ini Isinya

Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Keluarkan Surat Edaran Terbaru,Ini Isinya

DERO.NGAWIKAB.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi kembali mengeluarkan surat yang ditujukan kepada seluruh Kepala TK, SD, dan SMP se-kabupaten Ngawi tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19.

Seperti yang kami baca di Surat yang bernomor 420/1150/404.101/2020 tertanggal 29 Mei 2020 tersebut memuat tiga poin utama terkait masa bekerja dan belajar dari rumah, pelaksanaan pembelajaran semester genap, dan akhir tahun pelajaran 2020.

Surat Edaran Terbaru Dinas Pendidikan Ngawi ( Lembar ke 1)

Dalam point pertama  Kepala Dindik, Drs. Muhamad Taufiq Agus Susanto menyebutkan bahwa untuk pengawas, kepala sekolah, guru, penilik, dan tenaga kependidikan tingkat TK, SD, dan SMP akan kembali bekerja di kantor mulai 2 Juni 2020.

“Menjalankan tugas sebagaimana mestinya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19,” tulis Taufiq dalam Surat Edaran.

Surat Edaran Terbaru Dinas Pendidikan Ngawi ( Lembar ke 2 )

Bagi peserta didik, masa belajar dari rumah diperpanjang sampai 20 Juni 2020 dan dilanjutkan dengan libur akhir semester genap, serta kembali belajar di sekolah pada hari Senin, 13 Juli 2020 (awal tahun pelajaran baru 2020/2021).

“Masa belajar dari rumah jika dipandang perlu maka akan dievaluasi kembali dengan memperhatikan perkembangan penyebaran virus COVID-19,” lanjut Taufiq.

Di akhir surat ditegaskan pula bahwa selama penetapan Masa Darurat Penyebaran COVID-19 di kabupaten Ngawi masih diberlakukan, pengumuman kelulusan dan kenaikan kelas peserta didik dapat dilakukan melalui sistem daring/online.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Bupati Ngawi Keluarkan Surat Edaran Tentang Kegiatan Ibadah Idul Fitri 1441 H,Apa Isinya???

Bupati Ngawi Keluarkan Surat Edaran Tentang Kegiatan Ibadah Idul Fitri 1441 H,Apa Isinya???

DERO.NGAWIKAB.ID – Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) mengeluarkan Surat Edaran baru tentang kegiatan Ibadah Idul Fitri 1441 H ditujukan kepada seluruh masyarakat di kabupaten Ngawi, Selasa (19/05/2020).

Baca Juga : Pemdes Dero Beserta Relawan Desa Dibulan Ramadhan Terus Melakukan Pencegahan Covid -19

Seperti yang kami baca dari Surat Edaran yang bernomor 443/26.22/404.106/2020 tersebut, ada 5 poin penting yang disampaikan Bupati yang harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat di kabupaten Ngawi.

Surat Edaran Bupati Ngawi Tentang Kegiatan Ibadah Idul Fitri 1 Syawal 1441 H
  1. Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Ngawi untuk tidak melakukan takbir keliling. Kegiatan takbir cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara.
  2. Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, Bupati meminta masyarakat untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing untuk lingkungan yang wilayahnya termasuk zona merah (ada warga yang hasil rapid tes reaktif/swab test positif).Namun apabila di daerah lingkungannya masih zona hijau, salat Idul Fitri bisa dilakukan secara berjamaah dengan tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan pakai sabun, memamai masker, jaga jarak, dilakukan pengukuran suhu, dan tidak berjabat tangan sebelum maupun sesudah salat.
  3. Bupati meminta masyarakat tidak melakukan kegiata silaturahim atau halal bil halal keliling dari rumah ke rumah dan meniadakan kegiatan open house dengan menutup pintu rumah.
  4. Bupati menyarankan kepada seluruh masyarakat Ngawi untuk bisa melakukan silaturahim melalui media sosial, video call, atau video conference.
  5. Terkait pengumpulan zakat fitrah, kepada panitia yang mengurusnya untuk dapat meminimalkan kontak fisik secara langsung seperti jabat tangan ketika penyerahan zakat serta selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Tak Kenal Maka Tak Sayang,Baca Juga: Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Semua hal yang disampaikan oleh bupati ini merujuk pada Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 6 tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Salat Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi wabah COVID-19 serta fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 28 tahun 2020.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Warga Ngawi Positif COVID-19 Adalah Seorang Petani yang Awalnya Hanya Sakit Pinggang

Warga Ngawi Positif COVID-19 Adalah Seorang Petani yang Awalnya Hanya Sakit Pinggang

DERO.NGAWIKAB.ID –  Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono (Kanang) menyampaikan penjelasan terkait warganya yang diketahui terkonfirmasi positif COVID-19 yang saat ini telah dirawat di RS Moewardi, Solo.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Relawan Desa Dero Pantau Para Pemudik Agar Benar – Benar Taati Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Seperti yang di kutip di laman KampoengNgawi Dalam keterangannya, Kanang menjelaskan bahwa yang terpapar COVID-19 adalah warga kecamatan Widodaren. Yang bersangkutan merupakan seorang petani yang awalnya hanya sakit pinggang biasa dan sejak awal April rutin berobat ke Sragen.

“Pasien ini adalah seorang laki-laki, kepala rumah tangga, usia di atas 50 tahun, hanya seorang petani biasa,” ujar Kanang di posko utama penanganan COVID-19 kabupaten Ngawi, Jumat (01/05/2020) yang dilansir oleh Andik Jurnalis

Penjelasan Bupati Ngawi yang kami kutip dari channel YouTube Andik Jurnalis

Terkait dengan klaster, Bupati menegaskan bahwa pasien bukan termasuk klaster Temboro yang sejauh ini masih menunggu hasil tes swab dari Surabaya. Pasien kesehariannya tidak ke mana-mana, mengeluhkan sakit pinggang, kemudian janjian dengan RS Moewardi untuk dilakukan MRI.

“Saat mengantri yang kebetulan antriannya lama, pasien mengalami batuk-batuk dan kemudian dilakukan tracing oleh tim satgas COVID-19 RS Moewardi, diisolaso, dan dilakukan swab test, hasilnya positif,” imbuh Kanang.

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero

Hasil swab yang dilakukan oleh RS Moewardi, terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan positif COVID-19. Swab pertama tanggal 10 April 2020 dan hasilnya keluar pada tanggal 20 April 2020 keluar. Hasil positif COVID-19 dari tes swab kedua diumumkan oleh Dinas Kesehatan Ngawi tanggal 30 April 2020.

“Ini swab kedua. Pemkab terus koordinasi dengan RS Moewardi agar pasien dari Ngawi mendapat perhatian khusus. Kondisi pasien saat ini membaik menuju normal,” terang Kanang.Warga Ngawi Positif COVID-19 Adalah Seorang Petani yang Awalnya Hanya Sakit Pinggang Biasa. Dijelaskan pula oleh Bupati Ngawi bahwa hasil tracing keluarga pasien bagus yang terdiri dari anak, istri, termasuk juga tetangganya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Warga yang Ber-KTP Atau Masih Ber- KK Ngawi, Pulang Wajib Mengikuti Protokol Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Warga yang Ber-KTP Atau Masih Ber- KK Ngawi, Pulang Wajib Mengikuti Protokol Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

DERO.NGAWIKAB.ID – Penyekatan pemudik di titik-titik perbatasan kabupaten Ngawi dengan wilayah lain telah diberlakukan mulai 24 April 2020 sebagaimana imbauan dari pemerintah pusat tentang larangan mudik.

Baca Juga : Video Conference, Penegasan Bupati Ngawi Tentang Panduan Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

Pihak petugas gabungan juga telah mulai melarang mereka yang mudik ke Ngawi dengan meminta untuk putar balik kembali ke kota asalnya.

Namun demikian, Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang masih ber-KTP atau ber-KK Ngawi dan punya rumah di Ngawi diperbolehkan pulang ke Ngawi dengan mengikuti protokol isolasi mandiri selama 14 hari.

“Bagi yang memiliki KTP Ngawi, masih ber- KK Ngawi, dan punya rumah di Ngawi, maka diperbolehkan pulang ke Ngawi dengan mengikuti protokol isolasi mandiri selama 14 Hari,”Ujar Kanang yang di tulis di media sosial Resmi kabupaten Ngawi dan dari dari Video Conference Bupati Ngawi.

Video Conference Bupati Ngawi Tentang Pemudik

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Resmi Desa Dero.

Lebih lanjut Bupati Ngawi, juga menghimbau kepada para pemudik yang tidak memiliki KTP Ngawi,Maka tidak di perkenankan masuk wilayah Ngawi dan harus putar balik atau kembali.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Video Conference, Penegasan Bupati Ngawi Tentang Panduan Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

Video Conference, Penegasan Bupati Ngawi Tentang Panduan Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

DERO.NGAWIKAB.ID – Vidcon Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono ( Kanang) dengan Forpimcam Bringin berserta Kepala Desa Se-Kecamatan Bringin bertempat di pendopo kantor kecamatan bringin.

Vidcon ini dilaksanakan terkait dengan Penegasan Bupati Ngawi tentang Panduan Ramadhan 1441 H / 2020 M.

Video Confrence Bupati Ngawi

Mari Kita Benar- Benar Menaati Himbauan Pemerintah Terkait Pandemi Covid-19 agar Kabupaten Ngawi tetap di Zero Covid-19. Aamiin ya Robalalamiin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Forpimcam Bringin Gandeng Pemdes Dero   Bagikan Masker Gratis Yang di Pantau Langsung Oleh Bupati Ngawi Lewat Vidcon

Forpimcam Bringin Gandeng Pemdes Dero Bagikan Masker Gratis Yang di Pantau Langsung Oleh Bupati Ngawi Lewat Vidcon

DERO.NGAWIKAB.ID – Pemerintahan Kecamatan Bringin,Kabupaten Ngawi, mengandeng Pemdes Dero membagikan masker gratis bagi warga masyarakat yang melintasi jalan raya waduk pondok tepatnya di perempatan desa Dero.

Baca Juga : Satgas Desa Dero Laksanakan Rapat Evaluasi Terkait Pencegahan Covid-19

Kegiatan yang Dipimpin langsung Camat Bringin Supriyadi bersenergi dengan Kepala Desa Dero, Polsek Bringin dan Koramil Bringin dan Juga puskesmas Bringin. Dimaksudkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19. Selain membagi masker para tim yang tergabung dalam Satgas ini juga memberikan imbauan pentingnya menggunakan masker.dan dalam kegiatan ini di Pantau Langsung Oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono melalui Vidcon dengan aplikasi Zoom

Para Satgas Pencegahan Covid-19 dengan membagikan masker kepada warga atau pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang terlihat belum menggunakan masker yang melintasi jalan raya jurusan waduk pondok.

Camat Bringin Supriyadi memberikan himbauan agar wajib pakai masker melalui sound aktif.

“Maskernya dipakai ya. Mulai sekarang, setiap keluar rumah harus menggunakan masker untuk mencegah penularan virus corona,” imbau Camat Bringin kepada salah seorang pengemudi, Rabu (15/4).

Kepada kami, Supriyadi menjelaskan pihaknya membagikan masker dan sosialisasi bahaya corona karena virus corona telah meluas menjangkiti Indonesia. Pihaknya melihat masih banyak warga yang belum sadar menggunakan masker dan itu semua adalah instruksi dari Bupati Ngawi.

Sambutan Resmi Camat Bringin, Tentang Wajib Pakai Masker

Sebelumnya, Bupati Ngawi Budi Sulistyono atau kanang, juga melalui Vidcon hari senin tanggal 13/04 telah mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat se- kabupaten Ngawi untuk memakai masker guna mencegah penyebaran Covid-19. Seluruh warga Ngawi mulai tanggal 20 April 2020 harus dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tanggapan positif datang dari pengemudi yang melintas yang  kebetulan belum menggunakan masker. Sukarno contohnya, ia akan pergi bekerja.

Sukarno,Salah satu pengemudi yang di beri Masker

“ Alhamdulillah, ini dikasih gratis, cukup senang dan membantu warga. Saya juga baru tahu kalau masker kain juga bisa untuk mencegah penularan Corona,” kata Sukarno senada juga dikatakan suparmi warga RW 01 dusun Tegal duwur Desa Dero.

Baca Juga : Sekilas Profil Petugas Operator Website Desa Dero

Video Bupati Ngawi mengapresiasi Forpimcam Bringin dan pemdes Dero atas kekompakan dan kekreatifan pemuda Dero membuat poster unik ajakan pakai masker
Poster Unik Ajakan Pakai Masker Yang di Buat Pemuda Desa Dero

Sementara Bupati Ngawi dalam pantauanya melalui vidcon , mengatakan sangat mengapresiasi kepada pemerintah kecamatan Bringin beserta pemerintah desa Dero dan semua tim yang ikut apalagi pemuda desa Dero sangat kreatif membuat poster- poster unik yang mengajak masyarakat untuk pakai masker. Dan dalam sambutan ini juga ia kembali menegaskan semua masyarakat Ngawi mulai tanggal 20 April 2020 setiap keluar rumah Wajib Pakai Masker, dan kalau melanggar akan di usir ,”Pungkasnya

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0