Pakar Unair Paparkan Manfaat Madu Hitam untuk Luka Hingga Tingkatkan Imun

Pakar Unair Paparkan Manfaat Madu Hitam untuk Luka Hingga Tingkatkan Imun

DERO.NGAWIKAB.ID – Madu hitam adalah jenis madu dengan warna pekat dan memiliki rasa pahit serta berkhasiat dibanding jenis madu biasa. Tiga mahasiswa Universitas Negeri Airlangga (Unair) telah meneliti manfaatnya. Apa saja?

Jenis madu hitam biasanya dihasilkan oleh lebah hutan jenis Apis Dorsata yang menghisap nektar dari pohon mahoni sehingga warnanya cenderung lebih hitam dan pekat.

Menjaga sistem imun tubuh

Rasa pahit yang keluar dari madu hitam berasal dari senyawa alkaloid yang biasa terdapat pada pohon mahoni. Kandungan senyawa alkaloid inilah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan termasuk membangun imun tubuh yang baik.

Selain alkaloid, madu hitam juga mengandung beberapa zat lainnya yang baik untuk kesehatan, seperti saponin dan flavonoid.

“Hal ini berhubungan dengan kandungan flavonoid yang berperan sebagai anti-oksidan. Kandungan flavonoid pada madu hitam lebih tinggi daripada madu biasa,” tulis keterangan yang dikutip dari situs resmi Unair pada 11/6/2021.

Mempercepat proses penyembuhan luka

Selain menjaga sistem imun tubuh, madu hitam juga dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit dengan cara sering dioleskan pada luka bakar.

Baca juga :

Untuk membuktikan efektivitas madu hitam dalam penyembuhan luka, mahasiswa Unair, Fanny Gunawan dan dosen Willy Sandhika serta Nurul Wiqoyah telah melakukan penelitian mengenai manfaat pemberian madu hitam dalam mempercepat penyembuhan luka yang terinfeksi bakteri.


“Model untuk percobaan ini digunakan 24 ekor tikus putih galur wistar yang dibuat luka sayat pada kulit punggung tikus dan dibagi menjadi 4 kelompok,” terang Willy di situs resmi Unair.

Willy menjelaskan bahwa kelompok 1 merupakan model luka tanpa infeksi dan tidak diberikan infeksi kuman staphylococcus. Kelompok 2 merupakan model luka dengan infeksi dan diberikan kuman Staphylococcus aureus sehingga terjadi infeksi pada luka. Sedangkan kelompok 3 dan 4 merupakan kelompok perlakuan.


“Tikus pada kelompok perlakuan diberikan madu hitam yang dioleskan pada luka sedangkan pada tikus kelompok kontrol hanya dioleskan aquades pada luka,” imbuhnya.

Percobaan dilakukan Willy dan kawan-kawan selama 5 hari dan pada hari ke-5 dilakukan pemeriksaan mikroskopis pada jaringan luka untuk mengetahui proses inflamasi dan penyembuhan yang terjadi pada luka kulit tikus putih tersebut.

Hasil penelitiannya antara lain:

1. Pemberian bakteri pada luka menghasilkan luka infeksi yang secara mikroskopis ditandai dengan peningkatan jumlah pembuluh darah kapiler dan sel radang makrofag yang menunjukkan meningkatnya proses keradangan. Luka yang disertai dengan infeksi ini, banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.


2. Pemberian madu hitam yang dioleskan pada luka infeksi selama 5 hari terbukti menurunkan derajat peradangan pada area luka.


3. Pada pemeriksaan mikroskopis terlihat bahwa jumlah pembuluh darah kapiler dan jumlah sel radang makrofag pada kelompok tikus putih yang diolesi madu hitam lebih sedikit secara signifikan dibandingkan dengan jumlah pembuluh darah kapiler dan sel radang makrofag pada tikus putih tanpa diolesi madu hitam.


“Hal ini menunjukkan bahwa pemberian madu hitam pada luka dapat mengurangi proses radang yang diakibatkan oleh infeksi kuman Staphylococcus. Madu hitam yang kaya dengan flavonoid dan senyawa phenol terbukti memiliki efek anti inflamasi,” papar Willy.

Dengan pemberian madu hitam pada luka, mahasiswa Unair ini mengatakan bahwa inflamasi menjadi turun dan proses penyembuhan luka yang terinfeksi bakteri Staphylococcus menjadi lebih cepat.

Sumber : detik.edu

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya :

Hamil Dalam Kondisi Darah Rendah, Ini Makanan Penambah Darah yang Harus Dikonsumsi

Hamil Dalam Kondisi Darah Rendah, Ini Makanan Penambah Darah yang Harus Dikonsumsi

DERO.NGAWIKAB.ID – Kondisi darah seseorang yang terbilang baik adalah sama kondisinya di saat dia tidak hamil. Tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi.

Tensi darah yang normal di bawah 130 untuk tekanan sistolik dan di bawah 90 untuk diastolik. Ibu hamil yang saat hamil kondisi tensi darahnya di bawah normal angka ini solusinya mudah: banyak makan-makanan bergizi!

Baca Juga :

Imbangi menu makan dengan menu 4 sehat 5 sempurna. Protein dari daging merah, ikan, ayam. Lalu jangan lupa juga buah dan sayur. Lengkapi dengan susu – yang tidak wajib susu hamil- bisa juga susu kedelai.

Disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi daging putih (ikan) dan ayam. Selain karena kandungan proteinnya bagus, daging putih juga termasuk mudah didapat dengan harga terjangkau. Konsumsi ati ayam juga disarankan karena bisa menambah tensi darah.

Tapi cobalah hindari mengonsumsi daging merah terlalu banyak karena bisa berbahaya dan tinggi risiko kanker rektum. Begitu pula dengan konsumsi daging kambing karena buat sebagian orang sedikit saja dari daging ini bisa membuat tensi darah melonjak.

Dengan makanan yang bergizi dan seimbang macam ini, ibu hamil tidak memerlukan tambahan asupan vitamin dari dokter. Sebab, semua yang dibutuhkan sudah terasup sempurna.

Namun, ditekankan sekali lagi, bahwa tensi darah rendah bisa berbahaya bagi janin jika tidak ditangani dengan baik. Bayi bisa lahir kecil bahkan stunting.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya:

Maka itu diperlukan makanan yang bergizi tinggi dan cek kesehatan berkala. Imbangi juga kebutuhan kalori yang akan meningkat per trimester kehamilan.

Sumber : Hai Bunda oleh Dr. dr. Suskhan Djusad, Sp.OG

Cara Menggunakan Masker Yang Baik Dan Benar

Cara Menggunakan Masker Yang Baik Dan Benar

DERO.NGAWIKAB.ID – Berikut merupakan cara menggunakan masker yang baik dan benar :

  1. Sebelum memakai masker, cucilah fangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
  2. Tutup bagian hidung dan mulut menggunakan masker, pastikan tidak ada celah antara wajahmu dan masker.
  3. Hindari menyentuh masker di saat sedang memakainya. Jika iya, cucilah tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer

Baca Juga: Ini Pentingnya Memakai Masker Di Masa Pandemi, Yang Harus Kamu Ketahui

4. Jika masker basah, gantilah dengan masker yang baru. Juga jangan memakai ulang masker sekali pakai.

5. Untuk melepas masker, lepaskan dari bagian belakang masker. Langsung buang masker sekali pakai di tempat sampah tertutup dan jangan lupa cuci tangan

Dengan menggunakan masker, maka anda telah melakukan salah satu upaya pencegahan untuk meminimalisir penyakit. Selain itu anda juga bisa tetap sehat setiap hari dengan menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta melaksanakan GERMAS setiap hari.

Baca Juga, Pos Berita Sebelumnya: DPMD Ngawi Keluarkan Surat Penyaluran BLT Dana Desa Bulan ke 2, Ini Isi Selengkapnya

Ini Beberapa Makanan Bergizi Tinggi, Murah Yang Perlu Kita Konsumsi

Ini Beberapa Makanan Bergizi Tinggi, Murah Yang Perlu Kita Konsumsi

DERO.NGAWIKAB.ID – Pada 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Peringatan ini bermula dari upaya untuk menanggulangi permasalahan gizi buruk yang terjadi di Indonesia pada awal kemerdekaan. Mengenai makanan bergizi, sebetulnya Indonesia memiliki banyak bahan pangan lokal yang juga bisa dijadikan sebagai ‘superfood’. Bahan pangan lokal Indonesia juga lebih mudah ditemui daripada bahan impor. Harganya pun relatif lebih murah.

Baca Juga :

Berikut beberapa bahan makanan Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi :

  1. Tempe.

Meski harganya murah tetapi tempe memiliki nilai gizi yang mengesankan. Kandungan protein dalam tempe agak lebih banyak karena padat kedelainya. Melansir laman Healthline, dalam 84 gram tempe terkandung sekitar 15 gram protein. Tempe juga mengandung kalsium yang jumlahnya hampir sama dengan susu murni. Terdapat juga kandungan zat besi, mangan, fosfor, dan magnesium yang memiliki manfaat bagi tubuh. Walau begitu tempe tetap rendah karbohidrat dan natrium.

  1. Ikan kembung
    Secara umum komposisi protein hewani pada ikan tidak terlalu berbeda dengan protein hewani lainnya.

Namun, ikan disebut lebih menyehatkan karena mengandung asam lemak tak jenuh seperti omega, yodium, selenium, flurida, zat besi, magnesium, zink, taurin, serta coenzyme Q10.\ Bahkan kandungan omega 3 di dalamnya pun lebih tinggi dibandingkan dengan sumber protein hewani. Salah satu jenis ikan lokal yang bisa dikonsumsi ialah ikan kembung. Dalam website resminya, Kementrian Kesehatan menuliskan bahwa ikan kembung memiliki kandungan omega 3 sebanyak 1,5 lebih tinggi daripada ikan salmon. Harga ikan kembung juga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan ikan import lainnya.

  1. Ubi ungu

Sumber karbohidrat tidak cuma dari nasi saja, tapi juga terdapat pada umbi-umbian. Konon umbi lokal khas Indonesia seperti ubi ungu dan ubi jalar disebut memiliki nilai gizi yang tinggi. Selain sebagai sumber karbohidrat, ubi juga juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dan melindungi DNA dari kerusakan, melansir Healthline. Ubi ungu dan ubi jalar juga kaya akan beta karoten yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan mata, kerusakan saraf, dan memperkuat kekebalan tubuh.

  1. Daun kelor
    Daun kelor merupakan salah satu sayuran hijau yang cukup populer di Indonesia. Sayur ini dapat diolah menjadi sup, jamu, teh herbal, hingga suplemen.

Dalam pengobatan tradisional, daun kelor dipercaya bisa mengobati diabetes, nyeri sendi, infeksi bakteri, hingga kanker. Di dalamnya terkandung banyak vitamin dan mineral penting yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan vitamin C dalam daun kelor juga tujuh kali lebih banyak daripada jeruk. Kalium pun lebih tinggi jika dibandingkan dengan pisang. Selain itu, daun kelor juga mengandung kalsium, protein, zat besi, dan asam amino. Fungsinya mempercepat proses penyembuhan penyakit sekaligus membangun kekuatan otot.

  1. Ikan lele
    merupakan jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Nilai gizi ikan lele tidak kalah besar dari makanan laut lainnya, seperti udang dan salmon.

Dalam 100 gram ikan lele terkandung 15,45 gram protein dan 9,09 lemak. Terdapat juga kandungan natrium dan kolestrol yang jumlahnya masih ditolerir tubuh. Meski begitu kandungan merkuri dalam ikan lele lebih rendah daripada ikan laut kebanyakan, sehingga aman dikonsumsi sehari-hari. Namun ingatlah untuk tetap membatasi jumlah konsumsinya karena ikan lele mengandung asam lemak jenuh.

  1. Daun singkong
    Daun singkong juga seringkali dijadikan sebagai hidangan pendamping dalam masakan Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, daun singkong juga kaya akan gizi.

Dalam 100 gram daun singkong matang mengandung sekitar 3,7 gram protein. Terdapat juga kandungan serat yang bisa mendorong pertumbuhan bakteri probiotik. Serat inilah yang lantas dapat dimanfaatkan untuk mengurangi risiko sembelit. Melansir lamanOrganic.ng, daun singkong juga mengandung vitamin C, beta karoten, dan antioksidan tinggi yang berguna untuk mencegah penyakit kardiovaskular, stroke, dan kanker.

  1. Kacang hijau.
    Kacang hijau disebut sebagai sumber protein yang sangat baik karena rendah lemak dan mengandung banyak serat serta antioksidan.

Melansir dari website resmi Kementrian Kesehatan, presiden Joko Widodo juga menyarankan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita untuk mengonsumsi kacang hijau agar terhindar dari stunting atau kekerdilan. Selain tinggi protein, kacang hijau juga akan akan kalsium, zat besi, zinc, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B, folat, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Terdapat juga nutrisi lain seperti mangan, selenium, magnesium, dan karbohidrat yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam penyajiannya kacang hijau bisa dijadikan bubur atau digunakan untuk isian onde-onde ataupun donat.

Sumber : Kompas.Com

Baca Juga :

Sempolan Basuki Gurih, Nikmat Dan Bikin Ketagihan, Anda Mau ?? Bisa Pesan Di Sini
Ini Beberapa Manfaat Kacang Tolo Bagi Kesehatan Yang Harus Kamu Ketahui

Ini Beberapa Manfaat Kacang Tolo Bagi Kesehatan Yang Harus Kamu Ketahui


DERO.NGAWIKAB.ID – Di balik rasanya yang lezat, ada segudang manfaat kacang tolo bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga menyehatkan jantung. Simak penjelasan lengkap mengenai manfaat kacang tolo dalam artikel ini.

Kacang tolo umumnya berwarna pucat dengan bintik hitam, cokelat, atau merah yang menyerupai mata. Meski kacang tolo tak sepopuler kacang tanah, kacang merah, atau kacang polong, ada banyak kandungan nutrisi di dalamnya yang tak kalah menyehatkan.

Baca Juga :

Kandungan Nutrisi Kacang Tolo

Manfaat kacang tolo bisa Anda dapatkan dari kandungan nutrisinya yang berlimpah. Dalam 170 gram kacang tolo yang matang terdapat 194 kalori dan beragam nutrisi penting, seperti:

  • 13 gram protein
  • 1 gram lemak
  • 35 gram karbohidrat
  • 11 gram serat
  • 88% dari kebutuhan harian folat
  • 50% dari kebutuhan harian tembaga
  • 28% dari kebutuhan harian tiamin
  • 23% dari kebutuhan harian zat besi
  • 21% dari kebutuhan harian fosfor
  • 21% dari kebutuhan harian magnesium
  • 20% dari kebutuhan harian zinc
  • 10% dari kebutuhan harian kalium

Selain itu, kacang tolo juga mengandung vitamin B6, selenium, dan riboflavin. Kacang tolo juga diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti polifenol, dengan kadar yang tinggi. Senyawa ini berperan penting sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel dan melindungi tubuh dari penyakit.

Beragam Manfaat Kacang Tolo

Dengan berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya, kacang tolo dipercaya mampu membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat kacang tolo yang bisa Anda peroleh:

1. Menjaga kesehataan saat hamil

Kacang tolo merupakan salah satu makanan yang banyak mengandung folat. Folat berperan penting dalam mendukung pembentukan dan perkembangan saraf dan otak janin. Folat juga penting untuk mengurangi risiko terjadinya cacat tabung saraf, seperti anensefali dan spina bifida, pada bayi yang baru lahir.

Oleh karena itu, mengonsumsi kacang tolo baik untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

2. Membantu menurunkan berat badan

Kacang tolo juga merupakan pilihan camilan yang ideal bagi Anda yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan normal. Hal ini berkat kandungan protein dan serat larut di dalamnya yang dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan.

Manfaat kacang tolo ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang menemukan bahwa rutin mengonsumsi kacang-kacangan, termasuk kacang tolo, bisa menurunkan berat badan secara efektif sekaligus mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Selain baik untuk menurunkan berat badan, serat larut juga merupakan nutrisi penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kandungan serat larut yang tinggi dalam kacang tolo dapat membantu melancarkan buang air besar pada penderita konstipasi.

Serat larut juga bisa berperan sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus dan menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, konsumsi serat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan, seperti asam lambung, wasir, dan tukak lambung.

4. Mengontrol kadar gula darah

Kandungan serat pada kacang tolo diketahui bisa memperlambat penyerapan gula dalam usus dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Dengan begitu, kacang tolo bisa dijadikan sebagai salah satu makanan yang baik bagi penderita diabetes.

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Mengonsumsi kacang tolo secara rutin juga diketahui bisa meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini berkat kandungan polifenol di dalamnya yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mengurangi peradangan kronis yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Selain itu, kacang tolo juga memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol jahat (LDL), dua faktor yang sangat berpengaruh dalam terjadinya penyakit jantung, termasuk gagal jantung dan serangan jantung.

Setelah mengetahui manfaat kacang tolo, mulai sekarang Anda bisa memasukkan kacang ini ke dalam menu diet sehat Anda. Kacang tolo dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat atau ditambahkan ke dalam hidangan lain, seperti sup, salad, atau oatmeal.

Untuk mengolahnya, kacang tolo harus direndam terlebih dahulu sebelum dimasak. Ini perlu dilakukan agar kacang tolo lebih mudah dicerna dan penyerapan nutrisinya lebih optimal.

Apabila Anda ingin mendapatkan manfaat kacang tolo tetapi masih ragu untuk mengonsumsinya karena memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Baca Juga :

INI BEBERAPA MANFAAT DAUN SALAM SEBAGAI OBAT HERBAL YANG HARUS KAMU KETAHUI

Di Kutip dari Alo Dokter

Ini Pentingnya Memakai Masker Di Masa Pandemi, Yang Harus Kamu Ketahui

Ini Pentingnya Memakai Masker Di Masa Pandemi, Yang Harus Kamu Ketahui

DERO.NGAWIKAB.ID – Seperti kita ketahui bersama bahwa penularan virus corona dapat melalui droplet atau percikan yang dikeluarkan pada saat kita batuk atau bicara. Penularan terjadi ketika percikan terhirup orang lain yang ada di sekitar. Oleh karenanya, masker dibuat untuk melindungi dari droplet yang di keluarkan oleh orang lain agar tidak masuk ke hidung dan mulut kita ataupun sebaliknya, agar droplet kita tidak mengenai orang lain karena kita tidak tahu kita atau lawan bicara kita yang sedang menjadi pembawa virus. Terdapat 3 jenis masker yang disarankan kepada masyarakat agar dapat memutus penyebaran virus corona, antara lain :

MASKER KAIN

Sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI, masyarakat disarankan untuk memakai masker kain ketika harus bepergian ke luar rumah, misalnya saat harus bekerja atau membeli kebutuhan bulanan. Masker kain tetap dapat menghalau sebagian percikan air liur (droplet) yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin. Jadi jika digunakan dengan benar, masker ini tetap dapat mengurangi penyebaran virus Corona di masyarakat, terutama dari orang yang terinfeksi virus namun tidak memiliki gejala apa pun.

MASKER BEDAH
Jenis masker sekali pakai yang mudah dijumpai dan sering digunakan tenaga medis saat bertugas. Jika sedang sakit, Anda lebih disarankan menggunakan masker dengan ketiga fungsi tersebut karena efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular, seperti infeksi virus Corona. Meski efektif untuk menghadang virus Corona, karena stoknya yang makin menipis, saat ini masker bedah lebih diutamakan untuk melindungi tenaga medis yang bekerja di pelayanan kesehatan atau orang yang sedang sakit guna mencegah penularan virus ke orang lain.

MASKER N95
Masker N95 juga efektif untuk mencegah penularan virus Corona. Masker yang cenderung lebih mahal dari masker bedah ini tidak hanya mampu menghalau percikan air liur saja, tapi juga partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus. Walaupun daya lindungnya lebih baik, masker N95 tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari. Hal ini disebabkan desainnya yang membuat orang yang memakai bisa sulit bernapas, gerah, dan tidak betah memakainya dalam jangka waktu yang agak lama. Masker ini diutamakan untuk digunakan untuk petugas medis yang memang kontak secara langsung dengan penderita COVID-19, misalnya dokter dan perawat yang bekerja di ruang isolasi khusus COVID-19 atau di IGD.

Menggunakan masker sangat efektif dalam pencegahan virus corona. Selain itu, cuci tangan juga sama pentingnya dengan memakai masker. Untuk saat ini pemerintah sangat gencar untuk mengkampanyekan pemakaian masker, mulai dari sanksi sosial hingga materi.

Masker juga dikenal dengan alat pelindung diri. Sebagai alat pelindung diri, masker dirancang untuk memberikan perlindungan kepada pemakainya dan bukan sebaliknya menjadi sarana transmisi atau penularan karena penggunaan yang salah. Berikut adalah panduan menggunakan masker yang benar :

  • Pastikan Anda telah mencuci tangan dengan benar.
  • Jika anda menggunakan masker bedah, pastikan sisi luar adalah yang berwarna hijau dan sisi dalam yang berwarna putih.
  • Pasang tali masker dengan baik. Jika tali masker perlu diikat, ikat bagian atas terlebih dahulu, kemudian bagian bawahnya.
  • Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna. Pastikan pula bagian yang ada logamnya berada di batang hidung.
  • Lekukkan strip logam mengikuti lekukan hidung hingga tidak ada menyisakan lubang.
  • Hindari menyentuh bagian tengah masker saat menggunakan dan melepas masker.
  • Buang masker ke tempat sampah dan cuci tangan Anda hingga bersih setelah menggunakan masker.

Maka mari perbaiki cara kita dalam menggunakan masker, tetap gunakan masker dengan benar di manapun dan dalam situasi apapun kecuali saat makan masker memang harus dilepas. Termasuk disaat kita sedang berinteraksi dengan orang lain kita harus tetap menggunakan masker, Perhatikan pula dalam memakai dan membuang masker.

Tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada demi kesehatan bersama

  • Salam Sehat
  • Lawan Covid-19

Baca Juga :

PPKM Resmi Di Perpanjang, Ini Tanggalnya